KNPB : Pemukulan Kapolres Mimika itu Fitnah

share on:
Aparat keamanan saat membubarkan ibadah dan melucuti simbol-simbol perjuangan Papua Barat yang digunakan dalam aktivitas tersebut - KNPB Timika
Aparat keamanan saat membubarkan ibadah dan melucuti simbol-simbol perjuangan Papua Barat yang digunakan dalam aktivitas tersebut – KNPB Timika

Jayapura, Jubi – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) membantah pernyataan Kapolres Mimika yang mengaku dipukul saat membubarkan ibadah yang dilakukan warga Timika atas prakarsa KNPB.

“Pernyataan Kapolres itu tidak benar. Itu fitnah. Tidak ada yang memukul dia. Itu modus untuk mengkriminalisasi KNPB,” kata Ones Suhuniap, Sekretaris Umum KNPB, Rabu (6/4/2016).

Ia menambahkan, ibadah di Timika yang dimediasi KNPB itu pun tidak mengganggu aktifitas umum.

“Kami lakukan di halaman gereja bukan halaman kantor polisi,” kata Ones.

Baca Aparat Keamanan Gabungan Bubarkan Ibadah yang Dimediasi KNPB

Tidakan kepolisian ini, menurut Ones, menunjukan sikap kolonialisme Indonesia di Papua. KNPB, lanjutnya, tidak akan pernah berhenti berjuang untuk membebaskan bangsa dan rakyat Papua.

“Upaya kepolisian sia-sia saja,” kata Ones.

Sementara itu, Veronika Koman, aktivis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengatakan Peristiwa penangkapan di Timika ada di antara berbagai penangkapan sejak 2013. Terdapat 653 penangkapan dari April 2013-Desember 2014 dan 479 penangkapan dari 30 April-1 Juni 2015.

Baca laporan Human Right Papua

Baca 479 Aktivis Ditangkap dari 30 April – 1 Juni 2015

“Hanya dalam 18 bulan pemerintahan Jokowi-JK, lebih dari 1000 penangkapan telah terjadi di Papua, khususnya terhadap aktivis-aktivis pro kemerdekaan, masyarakat adat yang berjuang untuk hak-hak ulayatnya, serta masyarakat biasa yang tanpa sebab jelas turut menjadi sasaran represi aparat,” kata Veronika.

Sebelumnya, Kapolres Mimika, AKBP Yustanto Mujiharso, S.IK, M.Si kepada Jubi mengaku saat mencegah anggota KNPB yang ingin melakukan orasi, saat ibadah di Gereja GKII Jemaat Golgota SP 13 Kampung Utikini Distrik Kuala Kencana, Timika-Papua, ia dipukul seseorang berbaju loreng.
“Karena melihat saya dipukul oleh seorang oknum anggota KNPB yang berbaju loreng itu, anggota saya kemudian menahan mereka dan melucuti baju mereka yang loreng itu,” kata Kapolres.

Lihat Video Pembubaran Ibadah

(Victor Mambor)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KNPB : Pemukulan Kapolres Mimika itu Fitnah