Selain Miras, PPPA Minta Papua Bebas Aibon

share on:
Ilustrasi Anak Aibon - google.com
Ilustrasi Anak Aibon – google.com

Jayapura, Jubi – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise meminta pemerintah Provinsi Papua untuk tidak hanya tegas terhadap minuman keras (miras) tetapi juga harus bebas dari perilaku menyimpang anak.

“Papua Barat sudah kampanyekan ini, saya harap di Papua gerakan “stop cium lem aibon/fox” juga digalakkan,” kata Yohana Yembise kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Menurut Yohana, anak merupakan tiang penerus baik di dalam keluarga maupun dalam lingkungan masyarakat, bangsa dan negara sehingga sejak dini harus diperhatikan serta dihindarkan dari perilaku menyimpang.

“Pasalnya, kebiasaan menghisap lem aibon tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan anak, tetapi juga perilaku sehari-hari,” ucapnya.

Menanggapi itu, dirinya berharap dukungan ini tidak hanya berasal dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tetapi dari seluruh elemen masyarakat lainnya.

“Apresiasi yang tinggi diberikan bagi pihak-pihak yang memulai kampanye gerakan stop cium aibon/fox dan diharapkan dapat dilanjutkan oleh yang lainnya,” kata Yohana.

Sebelumnya, Dinas Sosial Kota Jayapura, Papua mengaku pengguna lem aibon untuk mabuk di daerah itu kebanyakan dilakukan anak sekolah dasar dan anak di bawah umur serta orang dewasa.

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi mengemukakan pengguna aibon untuk mabuk bukan hanya orang dewasa dan anak sekolah dasar tapi sudah menjalar anak di bawah umur.

“Mereka terpaksa mengisap lem aibon karena kurang mendapat perhatian dari orang tua. Mereka dapat pengaruh lingkungan dimana ia berada,” katanya.

Irawadi mengatakan, pengguna aibon patut diwaspadai karena penguna lem aibon bisa berdampak pada sistem pertumbuhan, perkembangan otak saraf serta mengangu kesehatan.

“Selama ini kami sudah melakukan berbagai pendekatan baik kepada orang dewasa dan anak-anak di bawah umur, namun ini semua kembali kepada orang tua untuk lebih berhati-hati dalam mengawasi pergerakan anak-anak mereka, namun kita juga butuh bantuan dari masyarakat sekitar,” ucapnya. (Alexander Loen)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Selain Miras, PPPA Minta Papua Bebas Aibon