Kata Komisi V DPRP, Secara Umum Tak Ada Kendala Pelaksanaan UNBK

share on:
Ilustrasi: Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano ketika memantau pelaksanaan UN di SMK 3 Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Rabu (6/4/2016) – Jubi/Enrico
Ilustrasi: Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano ketika memantau pelaksanaan UN di SMK 3 Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Rabu (6/4/2016) – Jubi/Enrico

Jayapura, Jubi – Komisi V DPR Papua bidang pendidikan yang melakukan pemantauan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau sering disebut ujian online di beberapa kabupaten/kota diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom tak ada kendala berarti.

Anggota Komisi V DPR Papua, Natan Pahabol yang ikut melakukan pemantauan pada sejumlah sekolah di tiga kabupaten/kota terdekat mengatakan, untuk kendala listrik dan jaringan internet ketika pelaksanaan UNBK tak ada masalah. Kendala yang dihadapi beberapa siswa terutama di sekolah swasta yakni fasilitas komputer yang masih minim.

“Secara umum tak ada kendala berarti. Hanya saja di sekolah swasta misalnya SMA YPPK Asisie Sentani, masih kurang fasilitas komputer, sehingga siswa harus bergantian mengikuti ujian,” kata Natan kepada Jubi, Jumat (8/4/2016).

Melihat kondisi itu, ia mengingatkan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memperhatikan sekolah-sekolah swasta. Apalagi lanjut dia, siswa sekolah swasta terutama yang berada dibawah Yayasan Kristen sebagian besar adalah anak asli Papua.

“Saya harap pada 2017 mendatang tak terjadi lagi hal seperti itu. Kami di DPR Papua juga akan berupaya memperjuangkan itu,” ucapnya.

Menurutnya, tahun ini ada peningkatan jumlah sekolah yang melaksanakan ujian berbasis komputer. Jika tahun sebelumnya hanya 10 sekolah, kini sudah 44 sekolah di tujuh kabupaten/kota yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura Keerom, Mimika, Biak Numfor, Nabire dan Merauke.

“Hanya saja UNBK ini baru bisa dilaksanakan di sekolah-sekolah yang ada di kabupaten pesisir. Kami harap tahun depan UNBK juga bisa dilaksanakan di kabupaten di wilayah pegunungan. Kalau ada keseriusan pemerintah, saya pikir tak ada yang tak mungkin,” katanya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Nioulen Kotouki mengatakan, melihat kondisi di lapangan, pihaknya optimis dengan pelaksanaan UNBK di Papua tahun ini.

“Pelaksanaan UNBK di beberapa sekolah yang kami kunjungi semua berjalan baik. Tak ada kendala berarti,” kata Nioulen.

Menurutnya, memang pada beberapa sekolah masih ada yang minim fasilitas. Namun hal itu tak menghambat pelaksanaan UNBK. Kedepan, Komisi V DPR Papua akan berupaya mendorong Pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten/kota agar lebih peka dalam melihat fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah yang ada di wilayahnya.

“Kami harap kedepan akan semakin banyak sekolah yang melaksanakan UNBK atau ujian berbasis online. Tapi tentu sebelum itu terwujud, tentu sarana atau fasilitas penunjang perlu disiapkan terlebih dahulu,” ucapnya. (Arjuna Pademme)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kata Komisi V DPRP, Secara Umum Tak Ada Kendala Pelaksanaan UNBK