Anak Usia 4 Tahun ini Harus Bekerja di Pasar Youtefa

share on:
Denis (kiri) bersama salah satu temannya menunggu motor diparkir di Pasar Youefa - Jubi/Andre
Denis (kiri) bersama salah satu temannya menunggu motor diparkir di Pasar Youefa – Jubi/Andre

Jayapura, Jubi – Mengandalkan sepotong karton, anak-anak Papua ini rela mencari uang demi membantu kebutuhan keluarga mereka.

Denis, salah satu anak asli Papua, baru berumur 4 tahun. Ia bekerja mencari uang dengan cara membawa sepotong karton untuk menutupi sepeda motor agar tidak kepanasan. Ketika ditemui Jubi, Selasa (12/04/2016) di Pasar Youtefa Kota Jayapura, Denis mengaku ia terpaksa melakukan cara itu untuk mendapatkan uang karena kedua orang tuanya sedang di rawat di rumah sakit .

Denis mengaku senang karena ia tidak mencari uang sendirian. Banyak anak-anak seusianya yang melakukan hal yang sama dengan dirinya, berbekal sepotong karton menunggu kendaraan roda dua yang akan parkir di Pasar Youtefa .

“Saya senang karena ada teman-teman saya disini juga. Kita sama-sama cari uang,” ujar Denis sambil tersenyum malu.

Tanpa ragu, Denis menyebutkan ia mendapatkan uang Rp. 30.000 setiap hari, tak pernah lebih, dari hasil melindungi motor pengunjung pasar dari terik matahari.

Seorang pengunjung di Pasar Youtefa bernama Magdalena, mengatakan setiap kali dia datang ke Pasar Youtefa, pasti ia bertemu dengan anak-anak yang bekerja mencari uang.

“Kalau tidak jaga motor, mereka angkat barang. Umur mereka antara 3 tahun sampai 14 tahun. Mungkin mereka tidak ada yang sekolah,” kata Magdalane.

Ia sangat sedih melihat anak-anak Papua ini yang harus bekerja mencari uang dengan cara seperti ini.

Pasal 68 UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyebutkan anak adalah setiap orang yang berumur dibawah 18 tahun. Berarti 18 tahun adalah usia minimum yang diperbolehkan pemerintah untuk bekerja. Namun di dalam undang-undang yang sama pasal 69, 70, dan 71 menjelaskan pengecualian bagi anak usia 13 – 15 tahun diizinkan melakukan pekerjaan ringan sepanjang tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan fisik, mental, dan sosial.

Menurut data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, hingga Desember 2014, Indonesia memiliki 1,7 juta pekerja anak yang mayoritas bekerja di sektor informal. Dari jumlah tersebut, baru 63.055 anak yang ditarik dari pekerjaannya untuk dikembalikan ke sekolah sepanjang tahun 2008-2014. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Anak Usia 4 Tahun ini Harus Bekerja di Pasar Youtefa