Warga Kamuu Selatan Keluhkan Perhatian Pemkab Dogiyai

share on:
Lembah Kamuu, Kabupaten Dogiyai - Jubi/IST
Lembah Kamuu, Kabupaten Dogiyai – Jubi/IST

Dogiyai, Jubi – Ribuan warga dari beberapa kampung di Distrik Kamuu Selatan mengeluhkan perhatian Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

Tokoh pemuda asal Kampung Pona, Kamuu Selatan, Melianus Wogee, Selasa (12/4/2016) di Moanemani, Dogiyai mengatakan, memang sejauh ini, beberapa kampung, seperti Kampung Pona, Bogiyaiteugi, Ugikebo, Tipaiyoweta, Makidimi, dan Maatadi luput dari perhatian pemerintah setempat.

“Kebutuhan utama yang harusnya dipenuhi pemerintah saja masih belum dipenuhi pemerintah. Tidak pedulinya pemerintah terhadap enam kampung itu terlihat pada beberapa bidang,” katanya.

“Pendidikan yang menjadi kebutuhan dasar untuk persiapkan sumber daya manusia (SDM) kedepan itu saja, di sana tidak ada guru sama sekali,” lanjutnya.

Di SDN Bogiyateugi saja hanya satu guru yang sekaligus menjabat sebagai kepala sekolah. Itu pun guru honorer.

“Tidak ada guru lain selain hanya dia sendiri. Dia mengajar enam kelas seorang diri,” katanya.

Ia melanjutkan, selain pendidikan, dalam bidang kesehatan, petugas kesehatan jarang berada di tempat tugasnya.

“Obat-obat itu banyak berhamburan dan tidak terurus baik. Untung, warga di sana urus obat-obat dengan baik,” katanya.

Ia menyayangkan lembaga legislatif yang menjadi tempat penampung aspirasi dari warga kecil juga tidak mampu lihat hal ini. “Kami bingung, kepada siapa kami harus mengadu,” katanya.

Warga kampung Ugikebo, Eliaser Kotouki mengatakan, “kami ini warga dari mana? Kalau dari Dogiyai, Pemkab Dogiyai harus datang lihat kami.”

Ia menuding, pemerintah sengaja mengabaikan dan menelantarkan ribuan warga. (Philemon Keiya)

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Warga Kamuu Selatan Keluhkan Perhatian Pemkab Dogiyai