Lihat di Thailand, Mahasiswa FK Uncen Buka Warung B2

share on:
Sate B2 khas Papua - Jubi/Abeth
Sate B2 khas Papua – Jubi/Abeth

Jayapura, Jubi – Walaupun Tuhan telah memberikan sumber daya alam (SDA) yang melimpah bagi orang Papua, tapi banyak orang belum mengolahnya menjadi pekerjaan yang baik demi keberlangsungan hidup.

Benyamin Lagowan, yang saat ini menjabat sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) Uncen Jayapura mencoba membuka sebuah warung B2 sate khas Papua.

“Pikiran untuk membuka warung sate B2 ini mucul saat saya ke Thailand pada tahun 2013 lalu. Mayoritas masyarakat asli di sana itu kebanyakan menjual sate B2 di kota Bangkok. Dan itu hampir menjadi makanan utama dari semua warga di Bangkok sana,” kata Benyamin Lagowan kepada Jubi di warungnya yang terletak di pangkalan ojek Jln. Graha Yotefa, Perumnas II Waena, Kota Jayapura, Rabu (13/04).

Menurut pemain film Cinta dari Wamena ini, yang membuat dirinya ingin mencoba membuka warung tersebut adalah mayoritas penduduk di Papua beragama Kristen yang mengkonsumsi daging B2.

“Dan itu menjadi makanan pokok, kemudian alat mas kawin itu babi. Lalu daging babi ini kita belum kelola sedemikian rupa. Itu yang membuat saya  mencoba,” jelas Lagowan.

Selain itu, katanya, ie ingin menunjukkan belajar mandiri dan memberikan motivasi kepada kawula muda di Papua agar jangan selalu menggantungkan harapan kepada orang lain atau kepada orangtua saja.

“Yang menjual di Bangkok itu kebanyakan orang-orang tua, bukan anak-anak muda. Kita di Papua juga kebanyakan yang jualan itu mama-mama atau bapak-bapak. Kenapa kita yang anak muda ini tidak bisa,” terangnya.

Daftar menu warung B2 khas Papua - Jubi/Abeth
Daftar menu warung B2 khas Papua – Jubi/Abeth

Kemudian, lanjutnya, bisa juga memotivasi yang lain untuk berwirausaha sambil kuliah. Ataupun sambil melakukan agenda-agenda kemahasiswaan, maupun yang lainnya.

“Jadi, ini intinya kita berdayakan konten lokal,” ucapnya.

Rekan lainnya, Marselina mengatakan warung B2 ini hanya dibuka pada hari Selasa, Kamis dan Jumat dari pukul 17.30 WP hingga 22.00 WP karena pada hari lainnya mereka harus menjalani perkuliahan.

“Menu yang kami sediakan adalah sate B2 khas Papua, B2 rica-rica khas Papua dan keladi tumbuk khas Papua, serta sayur daun pepaya campur bunga pepaya, juga daun singkong,” kata Marselina. (Abeth You)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Lihat di Thailand, Mahasiswa FK Uncen Buka Warung B2