Bangunan Penjara Belanda di Tanah Merah-Boven Digoel Sudah Mulai Rusak

share on:
Bangunan Penjara Belanda di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel yang kurang diperhatikan dengan baik oleh pemerintah. Jubi/Frans L Kobun
Bangunan Penjara Belanda di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel yang kurang diperhatikan dengan baik oleh pemerintah. Jubi/Frans L Kobun

Boven Digoel, Jubi – Bangunan penjara Belanda  di Tanah Merah, kini  sudah mulai mengalami kerusakan. Hingga kini belum ada perhatian baik dari pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat untuk melakukan renovasi dan atau perbaikan bangunan bersejarah itu.

“Beberapa kali, pejabat dari provinsi maupun pusat mendatangi situs bersejarah itu, namun  sepertinya tak ada perhatian yang diberikan berupa dukungan dana untuk perbaikan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Boven Digoel, Martinus Batarop kepada sejumlah wartawan Rabu (13/4/2016).

Tokoh Besar Indonesia, Bung Hatta pernah  tinggal dan atau menghuni penjara Belanda itu. “Sehingga bagaimanapun juga, harus tetap dilestarikan,” katanya.

Lima tahun silam, katanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boven Digoel telah membangun Patung Bung Hatta. Namun kini beberapa fasilitas di dalam mengalami kerusakan termasuk meriam. Kurang lebih mencapai 40 persen. Sehingga harus dilakukan renovasi kembali. Karena merupakan satu-satunya situs sejarah yang harus tetap dijaga dan dilestarikan.

Ditambahkan, pihaknya telah ke Jakarta sekaligus meminta dukungan dana agar dilakukan pemugaran terhadap sejumlah fasilitas dimaksud, tetapi sampai sekarang belum ada respon positif. “Ya, kita berharap sekiranya ada perhatian dari pemerintah,” pintanya.

Dia juga mengharapkan sekiranya Bupati-Wakil Bupati  Boven Digoel, Benediktus Tambonop-Chaerul Anwar  yang baru dilantik beberapa hari lalu, memberikan perhatian terhadap situs bangunan dimaksud.  (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bangunan Penjara Belanda di Tanah Merah-Boven Digoel Sudah Mulai Rusak