Harga Hasil Komoditas Perkebunan Maluku Turun

share on:
Ilustrasi cengkih - wahyunnurul.blogspot.com
Ilustrasi cengkih – wahyunnurul.blogspot.com

Ambon, Jubi – Harga berbagai jenis komoditas hasil perkebunan Provinsi Maluku yang ditawarkan para pembeli di Kota Ambon bergerak turun jika dibandingkan dengan minggu lalu.

Harga komoditas cengkih di kawasan Riyol Jalan Dr Setia Budi Ambon, Senin (18/4/2016), ditawarkan sebesar Rp115.000/kg atau turun dari sebelumnya Rp117.000/kg.

Sedangkan biji pala bundar juga turun harganya dari sebelumnya Rp83.000 menjadi Rp78.000/kg.

“Harga cokelat dan kopra masih tetap bertahan yakni cokelat Rp31.000/kg dan kopra Rp9.000/kg,” ujar Serli, di lokasi transaksi.

Cokelat dan kopra itu harganya selalu fluktuasi, lanjutnya, terutama cokelat dalam jangka waktu 10 hari terjadi perubahan harga karena kadar airnya.

Serli mengatakan, untuk cengkih harga memang cukup baik, sejak Desember 2015 sampai April 2016 harga cengkih belum pernah turun dari Rp100.000/kg, bahkan bulan Februari naik menjadi Rp120.000/kg.

Begitu juga biji pala bundar dan bunga pala (fuli), harganya masih bagus di Kota Ambon dan dinilai sangat menguntungkan para petani di daerah ini.

Dia menambahkan, penetapan harga beli komoditas perkebunan di Kota Ambon disesuaikan dengan harga di Surabaya, mengingat hasil pembelian di Ambon dijual lagi ke Surabaya sebagai pasar utama.

“Jadi kami selalu menetapkan harga beli di daerah ini mengikuti perkembangan harga di Surabaya,” katanya lagi.

Menurutnya, saat ini perajin kopra seperti mendapat angin segar, menyusul harga kopra selalu di atas Rp6.000/kg sampai dengan Rp7.000/kg. Belakangan malah harga kopra bisa mencapai Rp9.000/kg, bahkan awal April 2016 harga kopra mencapai Rp10.000/kg.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Harga Hasil Komoditas Perkebunan Maluku Turun