Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Berikan Kuliah Umum di Uncen

share on:
Suasana saat Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Prof. H. Mohamad Nasir, Ph. D., Ak, memberikan kuliah umum pada mahasiswa Uncen, Senin (18/4/2016) - Jubi/Agus Pabika
Suasana saat Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Prof. H. Mohamad Nasir, Ph. D., Ak, memberikan kuliah umum pada mahasiswa Uncen, Senin (18/4/2016) – Jubi/Agus Pabika

Jayapura, Jubi – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Prof. H. Mohamad Nasir, Ph. D., Ak, Senin, (18/4/2016), memberikan kuliah umum kepada seluruh civitas akademik Universitas Cenderawasih dengan tema peranan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam meningkatkan sumber daya manusia.

Kuliah umum selama 1 jam lebih di Auditorium Uncen Jayapura, dihadiri oleh Rektor Universitas Cenderawasih menjadi moderator serta ratusan mahasiswa/i dari berbagai fakultas turut ambil bagian mengikuti kegiatan kuliah umum tersebut.

Saat diwawancarai Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi mengatakan pengembangan kualitas pendidikan di perguruan tinggi di Papua harus dijalankan dengan baik dan merata.

“Semua masyarakat, warga negara Indonesia harus mengenyam pendidikan lebih baik dan pendidikan yang di ajarkan harus merata dimana pun tempatnya, jangan sampai tidak,” ujarnya.

Lanjut Muhamad Nasir, untuk mencapai daya saing bangsa apabila mutu pendidikan kurang baik, jumlah pengajar tidak memadai hal tersebut akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia hal ini yang harus kita dorong bersama.

Terkait dengan minimnya dosen di Menteri berpesan akan berbicara dengan Menteri, Koordinator Kopertis terkait masalah mana yang harus diselesaikan dan ditertibkan guna mendidik anak bangsa yang baik sehingga tidak menipu masyarakat atau mengorbankan masyarakat.

“Dari keluhan mahasiswa terkait dosen yang tidak tetap dan sering keluar kota diharapkan mengurangi aktivitas tersebut, pengajar yang ada di Uncen harus ada di Uncen penertibannya ada di pak Rektor,” pungkasnya.

Sementara itu Perwakilan mahasiswa universitas Cenderawasih Jayapura, Pontius Rumandoman, berharap apa yang di tanyakan saat sesi Tanya jawab menjadi catatan kecil untuk dibawa pulang oleh Menteri ke Jakarta.

“Apa yang disampaikan mahasiswa menjadi satu aspirasi sehingga kami butuh realisasi nyata dan hasilnya terkait beasiswa, fasilitas kampus, status prodi serta lainnya dan juga minimnya rasio dosen atau tenaga pengajar di Papua karena kami adalah SDM Papua ke depan sehingga pesan kami pusat (Jakarta) bangun pendidikan Papua dengan hati,” tegasnya. (*).

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Berikan Kuliah Umum di Uncen