Pelarangan Miras Bukan Jaminan Minimalisir Kecelakaan Lalu Lintas

share on:
Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Chevy Ahmad Sopari - Jubi/Doc
Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Chevy Ahmad Sopari – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Papua menyatakan diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) pelarangan minuman keras (miras) di Papua bukan jaminan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombespol Chevy Ahmad Sopari mengatakan, meski mendukung pemberlakuan Perda itu pihaknya tak berani menjamin bisa berdampak pada turunnya angka kecelakaan lalu lintas.

“Masalah kecelakaan lalu lintas, selain faktor kesadaran masyarakat dalam berkendara, juga sikap tegas anggota di lapangan. Kalau anggota tegas, tingkat pelanggaran berkurang, tentu bisa meminimalisir kecelakaan,” katanya kepada Jubi di Kota Jayapura, Senin (18/4/2016).

Menurutnya, angka kecelakaan tergantung pada pribadi pengendara. Jika tak memiliki kesadaran mematuhi aturan lalu lintas, tentu angkat kecelakaan tak akan bisa ditekan. Begitu juga petugas lalu lintas, bisa menjadi penyebab tingginya angka kecelakaan jika membiarkan pengendara melakukan pelanggaran.

“Kalau anggota melihat ada pelanggaran dan memberikan teguran, ‘kan sama saja membiarkan masyarakat celaka. Sekecil apapun pelanggaran jika ditindaki, bisa memberikan efek jera,” ucapnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Kombespol Patrige Renwarin mengatakan, diberlakukannya Perda miras tak akan serta-merta menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Apalagi di Papua, termasuk Kota Jayapura, selama ini masih ada oknum yang memproduksi minuman lokal dan mengedarkannya secara sembunyi-sembunyi. Belum lagi minuman tak berlabel yang diselundupkan dari luar Papua semisal cap tikus.

“Miniman lokal ini juga berdampak pada angka kecelakaan lalu lintas. Bahkan minuman jenis ini bisa lebih mudah didapatkan masyarakat karena harganya lebih murah,” kata Patrige.

Selain itu, dampak miras tak berlabel ini lebih berbahaya dibanding miras tak produksi pabrik. Miras lokal ini banyak menyebabkan kematian. Sudah banyak kasus yang terjadi. (Arjuna Pademme)

 

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pelarangan Miras Bukan Jaminan Minimalisir Kecelakaan Lalu Lintas