Presiden Ekuador: Korban Tewas Akibat Gempa Mencapai 233 orang

share on:
Salah satu sudut kota Ekuador akibat Gempa - en.escambray.cu
Salah satu sudut kota Ekuador akibat Gempa – en.escambray.cu

Manta, Ekuador, Jubi – Presiden Ekuador Rafael Correa, yang bergegas kembali ke negaranya dari lawatan di Italia, mengatakan, Minggu (18/4/2016), jumlah warga yang dipastikan meninggal dunia karena gempa di negaranya meningkat menjadi 233 orang.

“Prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan orang-orang yang berada di bawah reruntuhan,” katanya melalui Twitter.

Sementara itu, pihak berwenang mengatakan warga yang mengalami luka-luka mencapai lebih dari 1.500 orang.

Para penyelamat mengerahkan traktor dan menggunakan tangan kosong dalam berupaya mencari orang-orang yang masih hidup di kota-kota pesisir yang hancur, setelah gempa berkekuatan 7,8 skala Richter mengguncang pantai Pasifik pada Sabtu.

Gempa dirasakan di berbagai wilayah negara Andes berpenduduk 16 juta orang itu dan menyebabkan kepanikan hingga ke ibu kota negara, Quito.

Baca Gempa Dasyat Guncang Ekuador, 77 Tewas

Pemerintah mengatakan sekitar 13.500 personel pasukan keamanan telah dikerahkan untuk menjaga keamanan di seputar Ekuador dan dana sejumlah 600 juta dolar AS (Rp7,9 triliun) dari para kreditor multilateral telah disiapkan guna mengatasi keadaan darurat.

Di antara berbagai pertolongan dari dunia internasional, Venezuela dan Meksiko sedang mengirimkan personel dan berbagai peralatan, demikian menurut Correa.

Pemerintah menyebut gempa Sabtu itu sebagai yang terburuk yang dialami Ekuador sejak 1979. Pada tahun itu, gempa dahsyat menewaskan 600 orang dan melukai 20.000 lainnya, demikian menurut badan geologi Amerika Serikat. (*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara/Reuters
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Presiden Ekuador: Korban Tewas Akibat Gempa Mencapai 233 orang