RSF : Banyak Jurnalis di Papua Terima Suap

share on:
Sekretaris Jenderal RSF, Christophe Deloire - RSF
Sekretaris Jenderal RSF, Christophe Deloire – RSF

Jayapura, Jubi – RSF (Reporters Sans Frontieres) atau Reporter Without Borders baru saja merilis index kebebasan pers 2016 pada tanggal 20 April 2016. Index kebebasan pers ini menyusun daftar peringkat kebebasan pers di 180 negara berdasarkan indikator seperti independensi media, self-censorship, supremasi hukum, transparansi dan pelanggaran.

Indonesia berada pada posisi 130. Naik delapan peringkat dari tahun 2015. Meskipun posisi Indonesia naik, namun RSF menganggap Pemerintah Indonsia yang saat ini dipimpin oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo masih melanggengkan pelanggaran terhadap kebebasan pers.

“Indonesia berada di peringkat 130 dari 180 negara dan menunjukkan perbaikan yang signifikan, naik delapan tingkat di indeks. Tapi RSF mengkritik Presiden Joko Widodo karena belum cukup serius menegakkan kebebasan pers di negaranya,” kata Sekretaris Jenderal dari organisasi advokasi pers yang berbasis di Paris tersebut, Christophe Deloire, kepada Jubi melalui surat elektronik, Kamis (21/4/2016).

Deloire menambahkan, saat ini Indonesia masih dicatat sebagai negara yang membiarkan beberapa pelanggaran kebebasan media serius, termasuk kurangnya akses ke Papua Barat, yang berakibat semakin besarnya “lubang hitam informasi” tentang Papua.

“Beberapa wartawan dan peneliti yang mencoba untuk bekerja dan mencari jawaban di sana (Papua) ditangkap. Masalah ini tambah rumit karena aturan visa Indonesia, yang cenderung mendiskriminasikan wartawan asing, seperti yang terjadi pada Cyril Payen, wartawan France 24 akhir tahun lalu,” kata Deloire.

Suap dalam praktek jurnalisme di Papua menjadi catatan khusus RSF tahun ini. Deloire menyebutkan banyak jurnalis yang diupah rendah di Papua sehingga membuka peluang terjadinya suap.

“Banyak jurnalis di Papua terima suap. Mereka diupah rendah sehingga mau menerima suap sebagai imbalan untuk liputan yang positif,” ungkap Deloire. (*)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  RSF : Banyak Jurnalis di Papua Terima Suap