Sehari, Perempuan di Asmat Wajib Pakai Kebaya

share on:
Perempuan di Kabupaten Asmat yang mengenakan kebaya pada peringatan Hari  Kartini. Jubi/IST
Perempuan di Kabupaten Asmat yang mengenakan kebaya pada peringatan Hari Kartini. Jubi/IST

Asmat, Jubi – Peringatan Hari Kartini pada 21 Apri 2016 di Kabupaten Asmat, berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Hari ini, semua kaum perempuan mulai dari ibu rumah tangga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan  memakai kebaya selama sehari.

Khusus di Kota Agatz-Asmat, ratusan perempuan memadati Lapangan Yos Sudarso  dengan menggunakan sanggul dan kebaya, layaknya Kartini.  Acara tersebut menyedot perhatian banyak orang terutama kaum laki-laki.

Dari reles  yang diterima Jubi di Merauke Kamis (21/4/2016), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asmat, Carolina Kambu mengatakan, kegiatan itu, untuk memperingati Kartini yang telah berjuang dan mempertahankan kaum perempuan pada masanya.

Jadi, lanjut Carolina, kaum perempuan sekarang terutama di Kabupaten Asmat, harus bisa merefleksikan perjuangan yang telah dilakukan Kartini. “Memang satu hari ini, saya mewajibkan kepada semua kaum perempuan di Asmat termasuk PNS, agar mengenakan kebaya,” katanya.

Dikatakan lagi, berbagai rangkaian kegiatan dijalankan termasuk memberikan makanan tambahan kepada anak-anak maupun ibu hamil di beberapa wilayah. Selain itu, akan digelar lomba membuat kue berbahan lokal non tepung.

Bupati Asmat, Elissa Kambu dalam sambutannya meminta kepada perempuan di Asmat agar harus tampil seperti pribadi seorang Kartini. Artinya bahwa, potensi maupun kemampuan yang dimiliki, agar dilaksanakan dalam kehidupan sehar-hari.

“Saya meminta agar apa yang telah dibuat oleh sosok Kartini, harus ditindaklanjuti. Pribadi Kartini juga perlu dipertahankan dalam kehidupan setiap hari,” pintanya. (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sehari, Perempuan di Asmat Wajib Pakai Kebaya