Dukcapil Sorsel Terapkan Sistem Pelayanan ‘Mesin Berjalan’

share on:
Kepala Kantor Dukcapil Sorsel, Drs. George Japsenang (kiri) ketika menyerahkan e-KTP dan Kartu Keluarga kepada sejumlah warga di Distrik Kais beberapa waktu lalu – Jubi/Niko
Kepala Kantor Dukcapil Sorsel, Drs. George Japsenang (kiri) ketika menyerahkan e-KTP dan Kartu Keluarga kepada sejumlah warga di Distrik Kais beberapa waktu lalu – Jubi/Niko

Teminabuan, Jubi – Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) mulai berlakukan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil dengan ‘mesin berjalan’.

Kepala Dukcapil Sorsel, George Japsenang mengatakan sistem ‘mesin berjalan’ di luar kantor dilakukan untuk mendekatkan pihaknya dengan masyarakat di 15 distrik di kabupaten itu.

Dalam penerapannya petugas mendatangi masyarakat untuk melakukan perekaman KTP elektronik, penerbitan akte kelahiran, pelaksanaan nikah massal dan penerbitan kartu keluarga.

Sejumlah kampung telah dikunjungi pihaknya antara lain Kampung Yahadian, Kampung Kais, Kampung Tapuri, Kampung Sumano dan Kampung Benawa satu, termasuk dua perusahaan kepala sawit di Distrik Metemani.

“Pelayanan ini untuk memberi kemudahan bagi masyarakat yang belum memiliki e-KTP, akta kelahiran, akta nikah, kartu keluarga dan lainnya. Setiap turun ke lapangan kita selalu membawa perlengkapan alat perekaman,” katanya ketika ditemui Jubi di ruang kerjanya di Teminabuan, Sorong Selatan, Papua Barat, Sabtu (23/4/2016).

Sejumlah program yang telah dilaksanakan Kantor Dukcapil Sorsel, lanjutnya, untuk mewujudkan Nawa Cita Pertama Presiden RI, Joko Widodo yakni pemerintah menghadirkan negara untuk bekerja, memberikan rasa aman dan melindungi masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan pelayanan Dukcapil.

Selain itu telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi Kependudukan dan Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan atas undang undang Nomor 23 Tahun 2006.

Undang-undang ini mengamanatkan untuk memberikan perlindungan, pengakuan penentuan status pribadi, status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk Indosesia, termasukdi wilayah Kabupaten Sorsel.

Kepala Kampung Saifi, Yones meminta penerapan ‘mesin berjalan’ disosialisasikan lebih awal agar masyarakat memahami. Dengan demikian, ketika dilakukan perekaman oleh petugas masyarakat dapat memahami. (Niko MB)

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dukcapil Sorsel Terapkan Sistem Pelayanan ‘Mesin Berjalan’