Ketua Gerindra Papua: Perempuan Harus Manfaatkan Peluang Dunia Politik

share on:
Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni - Jubi/Doc
Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni mengingatkan perempuan yang ada di Papua memanfaatkan peluang yang diberikan dalam dunia politik.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua III DPR Papua tersebut ketika diundang sebagai pembicara dalam seminar dengan thema “Perempuan Kristen dan Politik” oleh panitia pelaksanaan HUT Persekutuan Wanita Klasis Tanah Merah, Kabupaten Jayapura, Sabtu (23/4/2016) .

Dalam rilis persnya yang diterima Jubi, Sabtu (23/4/2016) malam Yanni mengatakan, bicara mengenai peran perempuan merupakan topik yang  penting dan selalu menjadi perhatian banyak pihak. Ini lantaran baik dari  segi jumlah maupun kualitas,  keberadaan perempuan terus meningkat. Peran perempuan di dunia politik bukan issu baru. Ini issu yang sejak dahulu telah menjadi perhatian dan perbincangan dimana-mana. Kini peran perempuan diproteksi  dalam berbagai regulasi. Misalnya kuota 30 persen dalam daftar Calon Legislatif (Caleg) di DPR RI, DPR provinsi hingga DPRD kabupaten/kota.

“Bahkan dalam penyusunan kabinet, figur perempuan selalu menjadi perhatian dan diberikan posisi.

Dalam posisi seperti ini kaum perempuan termasuk perempuan Kristen khususnya di Papua harus dapat memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Jangan sampai ketika  perempuan sudah diberi ruang dan kesempatan, tak dimanfaatkan dengan baik,” kata Yanni.

Menurutnya, meski perempuan selalu diberi kuota dalam  berbagai undang-undang, tapi tak menjamin dalam  melindungi kepentingan dan peran perempuan. Jaminan sebenarnya adalah kualitas diri. Jika memiliki kualitas yang baik, tanpa ada  kuota atau perlindungan pun, perempuan pasti bisa berkompetisi dengan kaum lelaki.

“Dari itu, salah satu upaya yang harus dilakukan perempuan Kristiani adalah  meningkatkan kualitas diri. Hanya dengan kualitas yang dimiliki, perempauan dapat memenangkan kompetisi dalam berbagai hal. Ruang dan kesempatan yang diberikan berbagai perundang-undangan jangan justru membuat kaum perempuan terlena dan tidak mau mengembangkan kualitas dirinya,” ucapnya.

Ia berpesan kepada para perempuan Kristiani dimanapun berada, mereka harus memiliki keinginan dan motivasi yang tinggi menjadi nomor satu di semua aspek kehidupan. Tak boleh ada pikiran karena perempuan jadi  tak bisa menjadi terdepan. Itu pemikiran yang keliru. Kalau ada pikiran seperti itu harus dihilangkan.

“Jika tidak, kita akan selamanya berada dibawah bayang—bayang kekuasaan kaum lelaki. Namun demikian, bukan berarti kaum perempuan harus meninggalkan kodratnya sebagai  istri dari suami maupun ibu dari anak-anak,” katanya.

Justru dengan kodrat itulah lanjut dia, sesungguhnya Tuhan telah menciptakan perempuan sebagai pelayan sejati, pelayan kepada suami, pelayan kepada anak-anak dan pelayan kepada masyarakat.

“Peran perempuan ini sebenarnya sejalan dengan agama Kristiani dan juga agama lainnya. Jadi dengan modal iman Kristiani yang dimiliki, perempuan Kristiani justru bisa tampil sebagai perempuan-perempuan yang terdepan,” imbuhnya. (*)

*Berita Ini Kerjasama Jubi dengan DPD Gerindra Papua*

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ketua Gerindra Papua: Perempuan Harus Manfaatkan Peluang Dunia Politik