Awal Mei, Timsel 11 Kabupaten/Kota Akan Seleksi Panwaslukada

share on:
Saat Bimtek bagi timsel Panwaslukada di Jayapura, Sabtu (25/04) - Jubi/Abeth You
Saat Bimtek bagi timsel Panwaslukada di Jayapura, Sabtu (25/04) – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua, Pdt. Robert Y. Horik mengatakan, pihaknya telah melakukan pembekalan kepada 11 tim seleksi (Timsel) yang telah ditetapkan nama-nama dari 11 Kabupaten/Kota yang akan ikut Pilkada serentak tahap ke dua, tahun 2017 di Jayapura selama sehari, pada Sabtu (23/04/2016).

Dijelaskan, Timsel 11 Kabupaten/Kota yang akan mengumumkan pendaftaran sejak tanggal 02-06 Mei 2016 dan penerimaan pendaftaran dari tanggal 07-13 Mei 2016 dengan ketentuan dan persyaratan yang diberikan. 11 Kabupaten/Kota termasuk yang akan melaksanakan Pilkada serentak jilid ke dua pada Februari 2017, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Nduga, Kepulauan Yapen,  Dogiyai, Puncak Jaya, Tolikara, Sarmi, Mappi dan Lanny Jaya.

“Bahwa Timsel adalah orang-orang yang kami percayakan untuk melaksanakan tugas Bawaslu Papua. Panwas masih had hoc satu bulan sebelum tahapan dan satu bulan sesudah tahapan. Hal ini karena, ada pertimbangan banyak dari negara. Namun, setelah itu akan membentuk Panwas tingkat Distrik,” ujar Ketuanya saat pembekalan Bimtek kepada 11 Tim Seleksi Kabupaten/Kota di  Jayapura, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, bulan Mei 2016 pihaknya akan membuka pendaftaran selama 7 hari dan selanjutnya seleksi berkas, tetapi untuk seluruh proses perekrutan akan dilakukan oleh Timsel.

“Sesuai petunjukkan teknis, akan membentuk tim seleksi. Dan semua ini untuk mendorong proses seleksi yang berkualitas, akan tetapi untuk ujian tertulis semua soal dari Bawaslu Pusat,” jelasnya.

Selanjutnya, dalam  tahapan ujian tertulis akan meninggalkan 12 orang dan paling sedikit 9 orang. Setelah itu dimasukkan dalam tahapan wawancara dari 12 atau 9 orang dengan hasil harus meninggalkan 6 orang.

“Dari enam orang dibuat dalam surat keputusan, lalu disampaikan kepada Bawaslu Provinsi. Setelah itu, kami akan melaksanakan Fit and Proper Test dan menetapkan  3 orang Panwas dan 3 masuk daftar tunggu. Sebab, ini adalah tugas Bawaslu yang dipercayakan kepada tim seleksi, sehingga bekerjalah untuk hal yang baik bagi Bawaslu,” harap Horik.

Fegie Y Wattimena, Pemateri Pembekalan Timsel menegaskan, pihaknya memilih tiga orang Timsel sesuai surat keputusan, karena dipercayakan untuk melakukan seleksi Panwas. Sehingga saatnya Panwas terbentuk dan bisa melaksanakan tahapan bersama KPUD.

Ia mengatakan, memilih orang yang masuk dalam Timsel harus orang yang benar-benar mau bekerja dan tidak boleh undur di pertengahan. “Kita harus bisa memilih orang yang mampu bekerja dan berani,” ujarnya.

“Sebab ada pengalaman menunjukkan ada Panwas yang mampu menyatakan siap, akan tetapi tidak bekerja, misalnya di Nabire ada Panwas yang undur diri. Jadi, saat wawancara dapat melihat calon Panwas yang terbaik,  dan Timsel yang akan bekerja menyeleksi calon-calon Panwas,”  harapnya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Awal Mei, Timsel 11 Kabupaten/Kota Akan Seleksi Panwaslukada