Diduga Korupsi, Kabag Hukum Setda Manokwari Ditahan

share on:
Ilustrasi
Ilustrasi

Manokwari, Jubi/Antara – Kejaksaan Negeri Manokwari, Papua Barat menahan Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Manokwari berinisial HR, Rabu (27/4/2016).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Manokwari Jhon Ilef Malamassam di Manokwari mengatakan, penahanan itu dilakukan terkait perkara dugaan korupsi pada proses pengadaan lahan pembangunan rumah sakit.

Dalam perkara ini, kata dia, Kejaksaan juga menahan Bendahara Pembantu Setda berinisial AIK serta staf keuangan berinisial JB. Tiga tersangka dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Manokwari, untuk menunggu proses persidangan.

Dia menjelaskan, kasus tersebut awalnya ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat. Rabu, Polda melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan untuk proses hukum berikutnya.

Selama proses penyidikan di Polda ketiganya tidak ditahan. Setelah pelimpahan dilakukan, Kejaksaan langsung menahan mereka.

“Penahanan kami lakukan, supaya memudahkan saat perkara sudah masuk pada proses persidangan nanti,” katanya.

Terkait kasus tersebut, Ilef menjelaskan, sebagaimana tertuang dalam berkas perkara, pada tahun 2013 dalam APBD Kabupaten Manokwari dianggarkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk membayar lahan rumah sakit di Kampung Indisey, Distrik Prafi, Manokwari.

Dalam pelaksanaannya, dari Rp1 miliar tersebut hanya Rp800 juta yang diserahkan kepada pemilik lahan. Diduga, Rp200 juta sisanya dibagi untuk kepentingan pribadi para tersangka.

Ilef berupaya agar penyusunan surat dakwaan bagi tiga tersangka ini segera selesai. Sehingga bisa masuk pada proses persidangan di Pengadilan Negeri Manokwari.

“Paling terlambat minggu depan ini saya limpahkan. Supaya cepat disidangkan,” kata dia. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Diduga Korupsi, Kabag Hukum Setda Manokwari Ditahan