Sopir Angkot Diminta Terima Keputusan Pemerintah

share on:
Anggota Komisi DPRD Kota Sorong, Agusti C.R. Sagrim - Jubi/Niko
Anggota Komisi DPRD Kota Sorong, Agusti C.R. Sagrim – Jubi/Niko

Sorong, Jubi – Para sopir angkutan kota (angkot) di Kota Sorong, Papua Barat diminta berbesar hati untuk menerapkan tarif angkutan yang diturunkan Pemerintah setempat.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi DPRD Kota Sorong, Agusti C.R. Sagrim ketika ditemui Jubi di ruang kerjanya, Selasa (26/4/2016).

“Hidup kita saling bergantung sama lain dan saling membutuhkan dalam memenuhi kebutuhannya,” katanya.

Para sopir juga diminta memperhatikan aspek sosial masyarakat dari sudut pandang berbeda.

Ia bahkan mendesak Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan Kota Sorong untuk segera meninjau harga tarif angkot dan harga kebutuhan pokok di pasar usai turunnya bahan bakar minyak.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Sorong, Kenau Umar ketika dikonfirmasi Jubi mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Sorong, Organda, Kepolisian dan Pengelola Transportasi Angkutan Kota terkait turunnya harga BBM.

Melalui koordinasi tersebut disepakati penurunan BBM sudah diberlakukan dua kali tetapi tarif angkot belum pernah diturunkan.

Tarif untuk orang dewasa sebesar Rp 4.000 per penumpang dan Rp 2.500 untuk anak sekolah.

“Draft penurunan tarif angkutan sudah diajukan kepada Wali Kota Sorong untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) maka dalam waktu dekat akan diberlakukan tarif tersebut,” katanya. (Niko MB)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sopir Angkot Diminta Terima Keputusan Pemerintah