Teluk Wondama Diimbau Waspadai Banjir

share on:
Ilustrasi banjir
Ilustrasi banjir

Manokwari, Jubi/Antara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat mengimbau warga dan Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama mewaspadai potensi bencana banjir bandang di daerah tersebut.

Kepala BPBD Papua Barat Derek Ampir di Manokwari, Selasa (26/4/2016), mengatakan, potensi banjir di Teluk Wondama cukup tinggi.

Ia berharap pemerintah daerah dan warga setempat berkaca dari pengalaman banjir bandang yang terjadi di daerah itu pada tahun 2010 lalu.

“Ratusan warga meninggal dalam bencana saat itu. Ribuan rumah warga dan fasilitas umum rusak berat, serta aktivitas pemerintahan macet akibat bencana,” kata dia.

Dia menjelaskan, potensi terbesar bencana banjir bandang Teluk Wondama berada di Distrik/kecamatan Wasior dan Rasiei. Beberapa sungai besar ada di dua distrik tersebut.

“Distrik Wasior dan Rasie ini berada tepat di pesisir pantai, dibagian belakang ada Pegunungan Wondiboy. Posisi sungai memanjang dari lereng gunung menuju pantai, sementara pemikiman warga berada pada posisi lebih rendah dari sungai,” ujarnya.

Dia menilai, tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana sudah cukup baik. Pasca banjir bandang 2010, pendampingan sudah dilakukan BPBD bersama sebuah LSM bernama Yakum Emergancy Unit (YEU) Derek berharap, kesiapsiagaan warga terhadap bencana terus dipertahankan agar terhindar dari bencana. Ia pun berharap, pemerintah daerah dan BPBD setempat terus siaga.

“Teluk Wondama memiliki pengalaman cukup pahit dalam hal bencana. Kuncinya adalah kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat,” katanya.

Dia menyebutkan, penanganan bencana merupakan tanggungjawab multi sektor. Untuk itu, koordinasi harus dilakukan secara baik oleh seluruh instansi terkait di daerah.

Ampnir mengungkapkan, daerah lain yang juga memiliki potensi banjir antara lain, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Manokwari Selatan, Tambrauw, Raja Ampat, dan Teluk Bintuni. Dia berharap, warga dan pemerintah daerah setempat selalu siaga. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Teluk Wondama Diimbau Waspadai Banjir