Propaganda Isu Papua Jangan Dipolitisasi

share on:
Anak-anak Kampung Skofro saat melihat pembentangan bendera merah mutih ukuran besar yang dibentangkan di Lapangan Sepakbola Kampung Skofro – Jubi/Roy Ratumakin.
Anak-anak Kampung Skofro saat melihat pembentangan bendera merah putih ukuran besar yang dibentangkan di Lapangan Sepakbola Kampung Skofro – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – “Kami tidak mau lagi ada isu-isu propaganda, baik yang dilakukan di dalam negeri maupun luar negeri, kelompok yang menamakan diri ULMWP, KNPB atau MSG dengan segala macamnya. Semua yang mereka lakukan jangan mengatasnamakan rakyat karena isu-isu tersebut hanya menghancurkan kedamaian di Tanah Papua”.

Hal tersebut dikatakan Tokoh Pemuda Kabupaten Keerom, Alfred Kembu kepada wartawan di Kampung Skofro, Arso Timur, Kabupaten Keerom, Minggu (1/5/2016). Dirinya mengatakan generasi muda sekarang harus berpikir bagaimana bebas dari kemiskinan.

“Berpolitik mengadu domba bukan watak generasi muda Papua. Semua yang dilakukan teman-teman kita sama saja mengeluarkan energi untuk kepentingan asing,” katanya.

Dikatakan, apa yang digaung-gaungkan pemuda di wilayah perkotaan khususnya Kota Jayapura yang meminta agar Papua bebas dari NKRI menurut dirinya adalah itu merupakan boncengan dari oknum-oknum tertentu yang ingin agar Papua selalu dan selalu berkonflik.

“Yang rugi siapa kalau kita terus berkonflik. Kami pemuda di daerah perbatasan antara RI-PNG menginginkan agar semua pemuda Papua bersatu untuk membangun tanah Papua agar bisa merdeka dari sisi ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan kebudayaan,” ujarnya sembari dirinya menegaskan bahwa Papua masih menjadi bagian dari NKRI.

Tugu Pancasila

Ditempat yang sama, Ketua DPD KNPI Keerom Piter Gusbager mengatakan bahwa daerah perbatasan harus dibenahi sehingga bisa menjadi cermin sebuah negara. Untuk itu, dirinya dan juga KNPI Kabupaten Keerom akan membangun tugu Pancasila di Kampung Skofro yang menjadi daerah berbatasan antara RI-PNG.

“Kami ingin ada nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam sila Pancasila terus mengakar kepada generasi muda hingga anak cucu yang tinggal ditapal batas, garda terdepan bangsa. Dan Kampung Skofra akan menjadi kampung binaan KNPI Kabupaten Keerom,” katanya.

Dirinya juga berharap agar isu Papua jangan dipolitisasi oleh kelompok-kelompok organisasi massa.

“Kita harus bergandengan tangan untuk membangun Tanah Papua yang kita cintai ini. Persoalan ULMWP, KNPB atau MSG adalah persoalan untuk kepentingan kelompok tertentu yang tidak mengatasnamakan masyarakat Papua secara keseluruhan,” ujarnya.

Sebelumnya, KNPI Kabupaten Keerom mengibarkan bendera merah putih di lapangan Sepakbola Kampung Skofro .

“Pengibaran bendera tersebut tujuannya untuk mengajak generasi muda untuk mengenal lebih dekat dengan negara Republik Indonesia. Apa yang selama ini terjadi di Papua dengan pemerintah pusat adalah ‘miss understanding dan miss trust‘ atau ketidakpercayaan antara Papua dan Jakarta, sehingga yang harus terus kita lakukan adalah menumbuhkan rasa percaya antara Jakarta Papua,” katanya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Propaganda Isu Papua Jangan Dipolitisasi