Intel Polda Bali Masuk Kamar Asrama, Mahasiswa Papua Terganggu

share on:
Intel Plda Bali dan Intel Kodam Udayana ketika berada di asrama mahasiswa Papua di Bali - Melkias Oagay/IST
Intel Polda Bali dan Intel Kodam Udayana ketika berada di asrama mahasiswa Papua di Bali – Melkias Oagay/IST

Jayapura, Jubi – pada 17 April 2016 lalu, sekelompok orang yang diduga intelijen dari Kepolisian Daerah (Polda) Bali memasuki memasuki sejumlah kamar di asrama mahasiswa Papua di Bali.

Ketua asrama mahasiswa Papua di Bali, Melkias Oagay kepada Jubi mengatakan, sebanyak 25 orang datang dengan tujuan yang tidak jelas.

“Pihak keamanan NKRI berpakaian preman sekitar 25 orang datang dengan tujuan tidak jelas, lalu masuk kamar tanpa seizin kami pengurus dan penghuni asrama,” kata Melkias Oagay, Minggu (1/5/2016).

Dikatakan Oagay, pada 24 April 2016 tim gabungan Intel Polda Bali dan Intel Kodam Udayana datang menggerebek asrama putra Papua di Jalan, Pulau Sula No 27 pada pukul 08.24 Wita.

“25 orang lebih datang. Mereka datang dengan alasan tidak jelas, hanya mereka bilang bahwa isu teroris masuk di Bali, maka kami datang mengecek,” katanya.

Mahasiswa Papua di Bali sedang pertemuan dengan para pegawai
Mahasiswa Papua di Bali sedang pertemuan dengan para pegawai

Yuniro, mahasiswa lainnya mengatakan, kedatangan tim gabungan dari intel Polda Bali dan intel Kodam Udayana tersebut mengakibatkan para mahasiswa Papua itu sangat terganggu.

“Kami takut melakukan aktivitas di luar rumah. Akhir-akhir ini semua kegiatan kami mahasiswa Papua di Bali dipantau terus,” jelasnya.

Menurutnya, apabila keadaan ini tidak berubah, mahasiswa Papua di Bali siap meninggalkan Bali dan pulang ke Papua.

“Yang Polisi dan tentara maksudkan teroris itu jelas. Kalau begini terus, kami akan pulang ke Papua,” bebernya.

Secara terpisah, Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto melalui Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Heri Wiyanto yang dikonfirmasi mengatakan, pihak Polda hanya mengecek dan mengantisipasi rumor yang sedang beredar bahwa ada teroris di Bali.

“Kami tidak buat kekerasan, hanya sekedar cek saja,” kata Kombes Pol Heri Wiyanto. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Intel Polda Bali Masuk Kamar Asrama, Mahasiswa Papua Terganggu