Drummer Jelly Tobing Mengaku Sering Bertukar Ilmu dengan Stevie Mambor

share on:
Screenshoot komentar Jelly Tobing di laman facebook Andy Ayamiseba - Jubi
Screenshoot komentar Jelly Tobing di laman facebook Andy Ayamiseba – Jubi

Jayapura, Jubi – Siapa yang tidak kenal Jelly Tobing? Lelaki kelahiran 20 Oktober 1950 ini sudah malang-melintang di ganasnya rimba rock Indonesia.

Lebih dari 30 grup band pernah digawanginya sebagai penggebuk drum sejak era 1960-an, termasuk Superkid, Giant Step, Bharata, dan sederet band lainnya. Jelly Tobing juga pernah mencatatkan dirinya di Guiness Book of Record sebagai penabuh drum selama 10 jam non stop.

Tapi tahukan kita jika Jelly Tobing di awal-awal karinya sering bertukar ilmu menabuh drum dengan drummer Black Brothers, Stevie Mambor? Ini diakui oleh Jelly Tobing di laman facebook Andy Ayamiseba, manager Black Brothers di masa jayanya.

“Saya dan Stevie dkk berjuang dari bawah di Jakarta. Bermain sama-sama di Club Anker Rage President Theatre di depan Balai Kota DKI,” tulis Jelly Tobing.

Ia mengakui kemampuan anak-anak Papua bermain musik saat itu di atas rata-rata.

“Saya sering bertukar ilmu degan Stevie (Mambor) dalam bermain drum,” tulisnya lagi.

Stevie Mambor selain penabuh drum Black Brothers juga sering menyanyikan lagu berirama keroncong yang dimainkan oleh Black Brothers, diantaranya lagu Keroncong Kenangan Gunung Cyclop.

Dalam beberapa show Black Brothers di Tanah Papua sejak tahun 2014 lalu, Stevie Mambor belum pernah sekalipun ikut serta. Namun Andy Ayamiseba mengatakan untuk show berikutnya di Papua, Stevie Mambor akan ikut serta.

“Nanti show berikutnya, Stevie akan terlibat. Dia sudah siap untuk kembali tampil dalam tour Melanesia,” kata Andy Ayamiseba. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Drummer Jelly Tobing  Mengaku Sering Bertukar Ilmu dengan Stevie Mambor