Wali Kota Harap Tak Ada Aksi Corat-Coret pada Kelulusan SMA/SMK

share on:
Pelajar Kota Timika usai pengumuman kelulusan dilanjutkan dengan aksi coret - coret baju (Jubi/Istimewa)
Pelajar Kota Timika usai pengumuman kelulusan dilanjutkan dengan aksi coret – coret baju (Jubi/Istimewa)

Jayapura, Jubi – Wali Kota Jayapura meminta siswa kelas XII yang akan mendengar hasil Ujian Nasional pada 7 Mei mendatang untuk menghindari dan mencegah tindakan tidak terpuji. Disdik Kota Jayapura akan mengumumkan secara media online di alamat www.unkotajayapura.info.

“Dalam rangka ketertiban, saya mengimbau pada saat pengumuman pada 7 Mei 2016, sekolah tidak menggunakan amplop atau menempelkan pengumuman di sekolah,” kata Benhur Tommy Mano kepada wartawan, Kamis (6/5/2016) malam.

Pada hari pengumuman UN, siswa dan siswi diminta menggunakan toga atau pun pakaian adat dan tidak menggunakan pakaian putih abu -abu.

“Saya ingatkan Kepsek, Dinas, ingatkan siswa tidak melakukan hal – hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” pesannya.

Iapun mengimbau agar Dinas Pendidikan (Disdik) juga mengkoordinir menyumbangkan ribuan seragam SMA/SMK layak pakai kepada siswa yang membutuhkan.

BTM panggilan akrab Benhur Tommy Mano, meminta  kepada semua siswa kelas XII tidak melakukan aksi corat – coret baju seragam, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol apalagi ugal -ugalan dengan kendaraan dan mengganggu aktivitas di jalan raya.

Untuk persentase hasil kelulusan, wali kota berharap hasil UN 2016 tidak merosot turun dari tahun lalu yang mencapai 100 persen.”Saya harapkan tahun ini juga 100 persen,” ujarnya.

Sementara, Kadisdik Kota Jayapura, I Wayan Mudiyasa menolak ditanya peringkat UN dan nilai terendah yang ada UN.”

Besok akan kita lihat bersama, tapi secara keseluruhan baik, dalam pelaksanaan ujian nasional yang berdedikasi,” ujarnya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Wali Kota Harap Tak Ada Aksi Corat-Coret pada Kelulusan SMA/SMK