Pemerintah Akan Kembangkan Akses Bandara Sentani

share on:
Pelaksana Tugas Kepada Dinas Perhubungan Papua, Djuli Mambaya - Jubi/Alex
Pelaksana Tugas Kepada Dinas Perhubungan Papua, Djuli Mambaya – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perhubungan di wilayahnya, merencanakan pengembangan akses Bandara Sentani Jayapura yang terhubung dengan moda transportasi lainnya seperti Kereta Api dan Terminal Bus.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Papua Djuli Mambaya, di Jayapura, Selasa (10/5/2016) mengatakan pihaknya telah mendatangkan tim dari Universitas Hasanuddin Makassar untuk melakukan kajian, terkait pengembangan Bandara Sentani yang terpadu.

“Gubernur sudah sampaikan ke saya ada pemikiran mengembangkan Bandara Sentani, dan saya sudah langsung tangkap itu. Sehingga kami wacanakan bisa interkoneksi transpotasi dari Udara bisa disambut kereta api, terminal bus dan dermaga tambatan perahu memanfaatkan Danau Sentani,” katanya.

Menanggapi itu, ujar Djuli, kemungkinan ada perubahan master plan Bandara Sentani yang sebelumnya telah dibuat. “Karena studi yang lalu itu kan kemungkinan tidak berpikir ada moda transportasi kereta api, bus dan dermaga di Danau Sentani. Intinya pasti ada revisi,” ujarnya.

Menyinggung soal ganti rugi tanah ulayat yang belum juga terselesaikan, Djuli katakan, hal itu telah ditangani oleh pihak Kementerian Perhubungan. Terkecuali bila pengembangan Bandara diarahkan ke Perkampungan Komba.

“Kalau pengembangan bandara nanti mengarah ke Kampung Komba, tentu kita akan berhadapan dengan ganti rugi hak ulayat. Namun jika mengarah pada bangunan lama dalam artian merenovasi total bangunan, maka saya yakin tak ada gesekan dengan masyarakat,” ujarnya.

Selain Bandara Sentani, Dishub Papua juga menyambut baik kebijakan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk mengaktifkan kembali rute penerbangan internasional dari Bandara Biak Numfor guna meningkatkan perekonomian daerah.

“Kami sambut baik rencana ini dan akan mendukung penuh kebijakan pimpinan. Sehingga untuk pembukaan jalurnya kami akan segera berkoordinasi supaya bisa segera direalisasi,” kata Djuli.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan dan Kerjasama Bandara Sentani, Salomina Rumsawir mengatakan

tahun ini, penerbangan dengan rute Bandara Sentani (Papua) – Vanimo, Papua Nugini akan dibuka, karena Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan telah menyetujui.

“Persetujuan pemerintah pusat disampaikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Udara dalam suatu rapat beberapa waktu lalu, dan maskapai yang akan melayani adalah Air Nugini,” kata Salomina.

Menanggapi itu, pihaknya meminta pemerintah provinsi untuk duduk bersama membahas tentang kesiapan fasilitas bandara yang diperlukan dan lain sebagainya. Sebab menurutnya, melayani penerbangan internasional yang terpenting adalah memenuhi standar operasional. “Termasuk kesiapan Imigrasi dan Bea Cukai,” ujarnya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemerintah Akan Kembangkan Akses Bandara Sentani