BBPOM Papua Sidak Apotik dan Kios di Nabire

share on:
Sidak Kosmetik yang dilakukan tim BBPOM Provinsi Papua di Jayapura disalah satu pengecer kosmetik yang ada di Pasar Sentral Kalibobo Kabupaten Nabire belum lama ini – Jubi/Munir
Sidak Kosmetik yang dilakukan tim BBPOM Provinsi Papua di Jayapura disalah satu pengecer kosmetik yang ada di Pasar Sentral Kalibobo Kabupaten Nabire belum lama ini – Jubi/Munir

Nabire, Jubi – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Papua di Jayapura melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di beberapa apotik, Penjual Kosmetik dan Kios di Kabupaten Nabire, Selasa (10/5/2016) dan Rabu (11/5/2016).

Dari hasil sidak yang dilakukan, masih banyak ditemui kosmetik yang tidak terdaftar atau ilegal juga ada kosmetik yang masa pendaftarannya sudah habis sehingga perlu dilakukan pendaftaran ulang

dan tidak seharusnya kosmetik tersebut dijual kepada konsumen.

“Barang bukti tersebut kami sita dan juga ada yang kami musnahkan di depan para penjual tersebut,” kata Kepala Bidang Penyidikan dan Pemeriksaan BBPOM Provinsi Papua di Jayapura, Tikurara Bumbungan kepada Jubi di Nabire, Kamis (12/5/2016).

Ketika Sidak pada salah satu apotik yang ada di Pasar Sentral Kalibobo, Nabire, BPOM menemukan kurangnya sarana kebersihan, seperti washtafel yang merupakan sarana penting untuk membersihkan tangan dari kuman sebelum memeriksa dan memberikan obat kepada pasien.

Lebih lanjut dikatakannya, Pengawas atau penanggung jawab dan apoteker yang berwenang tidak berada di tempat, karena ada kseibukan lainnya.

“Ini kan sudah tidak memenuhi standar, kami memberikan peringatan dan pihak apotik harus melengkapi sarana prasarana tersebut 30 hari sejak dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Selain itu juga kata dia disalah satu kios, ditemukan bahan makanan yang sudah tidak layak konsumsi atau kedaluwarsa, namun masih dijajakan sehingga akan berbahaya bagi konsumen.

“Ada istilah kemasan, izin edar, dan kedaluwarsa (KIK). lihat bentuk kemasannya masih bagus atau tidak ada yang peyot atau tidak, kemudian izin edar dan juga tanggal kedaluwarsa,” ujarnya.

Seorang staf pemeriksa BBPOM di Jayapura, Marselino mengatakan masyarakat harus jeli dalam membeli barang agar tidak menggunakan kosmetik, bahan makanan yang memiliki kandungan berbahaya dan masa kadaluarsa yang sudah lewat. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BBPOM Papua Sidak Apotik dan Kios di Nabire