Misi Tiga Poin di Kandang Kebau Sirah

share on:
Boaz Solossa saat menjalani pemanasan di Stadion Mandala Jayapura sebelum menjamu Persija Jakarta beberapa waktu lalu – Jubi/Roy Ratumakin.
Boaz Solossa saat menjalani pemanasan di Stadion Mandala Jayapura sebelum menjamu Persija Jakarta beberapa waktu lalu – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Tim kebanggaan masyarakat Kota Jayapura, Persipura Jayapura akan melakukan lawatan pertamanya di kandang Kebau Sirah julukan Semen Padang dalam lanjutan kopetisi Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 yang akan berlangsung pada Sabtu (14/5/2016) di Stadion Gelora Haji Agus Salim.

Tantangan berat berada pada kubu pasukan Jafri Sastra. Mengapa? Menilik dua laga Persipura pada oppening ceremony, Boas Solossa dan kawan-kawan harus puas dengan hasil imbang 1-1. Selepas itu pasukan Mutiara Hitam juga harus berbesar hati meraih 0-0 atas tamunya Bali United yang merupakan tim pendatang baru di kancah sepakbola nasional.

Sementara dari Semen Padang yang dilaga pekan pertama sukses mempecundangi PSM Makasar 2-1 namun pada pekan kedua kalah dari tuan rumah Persija Jakarta 1-0 di mana laga itu Semen Padang bermain 10 pemain dan kalah via penalti lawan.

Tren positif pada laga kandang tersebut akan terus dilanjutkan pasukan besutan Nill Maisar tersebut saat menjamu Persipura Jayapura. Jafri Sastra pun berharap pasukannya dapat meraih hasil positif pada laga tersebut.

Dalam laga ini Semen Padang harus kehilangan dua bek utama Cassio de Jessus dan Nova Setya Sasongko, karena harus menjalani sanksi kartu. Tugas sang pelatih menjadi berat untuk mencari pengganti keduanya dengan sepadan. Di tengah kecepatan Mofu dari sayap akan kembali diandalkan tuan rumah dengan Diego akan kembali penyuplai bola sebagai playmaker. Di depan Marcel dan Nur Iskandar yang masing-masing telah mengemas satu gol akan kembali diandalkan untuk menjebol gawang Yoo Jaen Hoon yang terkenal sangat tangguh.

Prediksi laga, Semen Padang akan berusaha kembali menjaga rekor kemenangan di kandang sementara Persipura mengincar kemenangan perdana musim ini. Lalu akankah Kabau Sirah bisa kembali mengamuk di hadapan puluhan ribu suporternya atau sang tamu akan bisa membungkam tuan rumah?

Menilik kekuatan Persipura Jayapura, baik lini belakang dan lini depan sudah sepadan namun masih ada kekuarangan yang sangat fital yaitu di mana pasukan Jafri Sastra tersebut belum memiliki seorang playmaker sehebat Robertino Pugliara dan Zah Rahan Kranggar. Beberapa hari lalu telah dikabarkan bahwa rekrutan anyar Persipura atas Sengbah Kennedy akhirnya terhenti karena sang pemain diputus kontrak olah manajemen Persipura akibat indisipliner.

Trisula Boas, Foday dan James dengan Pahabol menjadi alternatif. Kabes dan Nelson tetap jadi andalan di tengah, sementara Bio dan Salampesy siap menjaga tembok pertahanan Persipura.

“Dari dua laga kandang sudah kami lakukan evaluasi. Pada pertandingan nanti, anak-anak sudah siap dan akan memberikan hasil yang positif, semoga apa yang sudah kami lakukan selama ini bisa diterapkan dalam laga melawan Semen Padang,” katanya.

Tentunya gaya permainan Semen Padang masih melekat dibenak sang pelatih, dimana Jafri Sastra pernah melatih pasukan Kebau Sirah tersebut hingga tembus perempat final Piala AFC Cup 2013 lalu. Namun itu dulu, kini pasukan yang dilatih Nill Maisar tersebut patut diperhitungkan karena Semen Padang adalah tim yang tak lain adalah finalis Piala Jendral Sudirman. Ini tentu akan menjadikan laga big match yang banyak ditunggu oleh semua orang.

Sebelumnya, Kapten Persipura Boaz Solossa kepada wartawan mengatakan dirinya secara pribadi dan atas nama tim meminta maaf hasil imbang di dua laga kandang. “Saya atas nama pribadi dan tim memohon maaf kepada seluruh pendukung Persipura dimanapun berapa atas hasil di dua laga awal ini. Kami akan berusaha sekuat tenaga pada pertandingan berikutnya. Semoga mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Pernyataan sang kapten tersebut membakar semangat para pendukung Mutiara Hitam. Philipus Dimatubun mengatakan pasukan Jafri Sastra tersebut harus meraih kemenangan dalam laga kontra Semen Padang. Karena dengan begitu kekuatan dan keperkasaan sepakbola timur bisa diperhitungkan di kancah sepakbola nasional.

“Persipura sudah menunjukan kehebatannya pada kompetisi-kompetisi lalu. Trend positif pada tahun lalu harus diteruskan pada tahun ini. Tunjukan kepada Indonesia bahwa empat bintang yang sudah diraih bukan sia-sia, tetapi itu semua penuh dengan pengorban,” katanya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Misi Tiga Poin di Kandang Kebau Sirah