Pemerintah Diharapkan Perketat Pengawasan Masuknya Orang Asing

share on:
Ilustrasi form pelaporan warga asing online - medan.imigrasi.go.id
Ilustrasi form pelaporan warga asing online – medan.imigrasi.go.id

Medan, Jubi – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM diharapkan agar memperketat pengawasan masuknya orang asing dari berbagai negara di dunia ke Indonesia.

“Sebagian orang asing tersebut banyak yang terbukti menyalahgunakan izin visa yang diberikan Pemerintah Indonesia, ini harus bisa diantisipasi,” kata Dosen Fakultas Hukum universitas Sumatera Utara (USU) Dr Pedastaren Tarigan,SH, di Medan, Senin (16/5/2016).

Izin visa kunjungan wisata budaya bagi orang asing itu, menurut dia, bisa disalahgunakan untuk bekerja di sejumlah perusahaan swasta di Indonesia, hal ini jelas melanggar Undang -Undang (UU) Keimigrasian.

“Warga asing tersebut diproses secara hukum karena melanggar ketentuan yang berlaku di Indonesia,” ujar Pedastaren.

Ia menjelaskan, petugas Imigrasi di daerah dapat bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja melakukan razia`terhadap orang asing yang telah bekerja di Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk penertiban dan pengawasan terhadap warga negara asing yang menyalahgunakan prosedur pemberian visa turis dan dimanfaatkan untuk mencari kerja.

“Orang asing yang melanggar izin visa itu, sering dilakukan warga Tiongkok dan beberapa negara lainnya,” ucapnya.

Pedastaren menambahkan, setiap orang asing memang tidak dilarang bekerja atau mencari nafkah di Indonesia, namun harus mengikuti ketentuan yang berlaku, yakni mengajukan permohonan visa bekerja kepada Pemerintah.

Sebagian warga Tiongkok ditemukan petugas imigrasi bekerja di pembangkit tenaga listrik, pengeboran Batubara, menjadi karyawan sebuah hotel dan lainnya.

“Pemerintah Indonesia harus mengawasi ekstra ketat pemberian visa terhadap warga asing,” kata Kepala Laboratorium Fakultas Hukum USU.

Sebelumnya, Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F. Sompie mengungkapkan 196 warga negara Tiongkok dipulangkan dari Indonesia, selama tiga bulan pertama 2016 karena pelanggaran keimigrasian dan lainnya.

Mereka menggunakan visa turis sambil melihat-lihat peluang kerja atau kegiatan lain di Indonesia. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemerintah Diharapkan Perketat Pengawasan Masuknya Orang Asing