Tujuh Kasus Korupsi Ditangani Kejari Merauke

share on:
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merauke, R Harahap, SH - Jubi/Frans L. Kobun
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merauke, R Harahap, SH – Jubi/Frans L. Kobun

Merauke, Jubi – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merauke, R Harahap, SH mengatakan, pihaknya sedang menangani tujuh kasus dugaan korupsi di tiga kabupaten pemekaran yakni Asmat, Mappi dan Boven Digoel. Empat diantaranya sedang dalam penuntutan dan tiga lain masih dalam proses pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Merauke.

“Kalau di Asmat adalah dugaan penyalahgunaan dana Jamkespa dan beberapa kasus lain di Boven Digoel serta Mappi,” ujar Kajari kepada Jubi di kantornya Kamis (19/5/2016).

Diakui, masih ada dua kasus dugaan korupsi lain di Asmat yang sedang dalam proses pemeriksaan. Sejumlah saksi telah dipanggil dan dimintai keterangan mereka.  Penyidikan dilakukan karena adanya dugaan penyalahgunaan anggaran.

Disinggung tentang pengembangan penyelidikan dugaan kasus korupsi di Kabupaten Merauke, Harahap mengaku, sejauh ini belum ada. Namun, setahun silam ada juga kasus korupsi yang telah diputuskan melibatkan oknum pejabat di Merauke.

Mantan Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sri Satyatama beberapa waktu lalu mengatakan, ada beberapa kasus dugaan korupsi sedang ditangani penyidik seperti pembelian Kapal Ohan 01 serta trayek pengoperasian Damri jurusan Kurik  tahun 2013 silam.

“Memang  setiap Polres diberikan tanggungjawab melakukan penyelidikan dan penyidikan dalam mengungkap minimal dua kasus korupsi dan harus tuntas hingga  persidangan di tipikor,” tuturnya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Tujuh Kasus Korupsi Ditangani Kejari Merauke