Enam Perusahaan Ajukan Proposal Pembangunan PLTS Pekanbaru

share on:
Iluistrasi - teknotrek.blogspot.com
Iluistrasi PLTS – teknotrek.blogspot.com

Pekanbaru, Jubi – Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru, Riau, menyatakan saat ini ada enam perusahaan dalam dan luar negeri yang mengajukan proposal pengerjaan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di wilayah setempat.

“Enam perusahaan itu kini sedang menyelesaikan Feasibility Study (FS) terakhir,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pekanbaru, Edwin Supradana, di Pekanbaru, Minggu (22/5/2016).

Edwin menjelaskan sebenarnya keenam perusahaan tersebut sudah menyelesaikan FS masing-masing dan akan menyerahkannya ke pemerintah kota (pemko) awal tahun ini untuk dilakukan ekspose dan tahapan lanjutan proses pengadaan barang /jasa di wilayah setempat sesuai aturan berlaku.

Namun seiring waktu berjalan ternyata pemerintah pusat menerbitkan aturan baru yakni Peraturan Presiden (Perpres) No 18 tahun 2016 tentang percepatan pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah.

“Dengan aturan baru ini terpaksa keenam perusahaan tadi harus merubah dan merevisi FS mereka lagi,” katanya menjelaskan.

Menurut Edwin diantara poin aturan baru yang tertuang dalam Perpres No 18 tahun 2016 tersebut yang jadi perhatian ada dua.

Kedua hal tersebut terkait jumlah minimal sampah yang diproduksi suatu wilayah sebesar 1.000 ton/hari. Lalu pola dan sistem pembangkit energi yang digunakan harus tercanggih dan tidak menimbulkan polusi udara.

“Peserta harus menyesuaikan dengan aturan baru yang mewajibkan produksi sampah 1.000 ton/hari, dan model pembangkit yang bebas polusi,” katanya lagi.

Selanjutnya pihaknya akan melakukan proses seleksi dan mengadu dengan ekspose perusahaan mana yang layak dan pantas untuk bergabung.

Saat ini wilayah tersebut sudah mampu menghasilkan sampah 500 ton/hari, dari sekitar 1,3 juta penduduk. Secara rata-rata, 2,6 kilogram sampah diproduksi tiap penduduknya setiap hari.

Dari sampah ini terdapat potensi energi listrik terbarukan 10-15 megawatt/hari.

Sampah saat ini hanya diangkut ke Tempat Pembuangan akhir tanpa pengolahan lebih lanjut.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Enam Perusahaan Ajukan Proposal Pembangunan PLTS Pekanbaru