Operator Penerbangan Diminta Antisipasi Arus Barang

share on:
 Rapat Pemerintah Provinsi Dengan Pihak Operator Penerbangan dan Dinas Perhubungan - Jubi/Alex
Rapat Pemerintah Provinsi Dengan Pihak Operator Penerbangan dan Dinas Perhubungan – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua meminta operator penerbangan yang beroperasi di wilayah Papua untuk mengantisipasi arus barang dan manusia.

Pengawasan terhadap barang dan manusia harus menjadi perhatian setiap operator penerbangan karena dapat  diikuti persoalan persoalan baru yang merugikan maupun tidak.

“Saat ini narkoba jumlahnya sangat besar di Papua, padahal sebelumnya tidak ada, sehingga ini perlu menertibkan arus barang yang masuk dan keluar melalui bandara,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe saat pertemuan bersama operator penerbangan dan Dinas Perhubungan di Jayapura, Jumat (20/5/2016) .

Menurut Enembe, saat ini pemerintah provinsi sedang berupaya untuk meningkatkan bandara bandara besar yang ada di Papua, dimana hal ini sudah mendapat surat dari kementerian. “Untuk kesiapan dari sisi darat maupun udara harus disiapkan dan harus didiskusikan,” ucapnya lagi.

Selain itu, ujar Gubernur Enembe, yang juga perlu menjadi perhatian para operator penerbangan adalah PON XX tahun 2020 di Papua, dimana persiapan apa saja yang harus dilakukan mengingat seluruh komponen dipersiapkan.

“Ini juga sudah harus siap, apalagi PON tidak hanya dilakukan di Jayapura tetapi juga ada di Biak, Timika dan Merauke. Untuk itu kami berharap sektor udara siap,” kata Enembe.

Menanggapi itu, Enembe menyampaikan pemerintah provinsi punya kewajiban untuk menertibkan semua penerbangan yang beroperasi di Papua, dalam artian tidak boleh sembarangan masuk tanpa berkoordinasi.

“Kalau tidak bersahabat ya tidak usah beroperasi di Papua, kami punya ketegasan juga,” kata Enembe.

Dia menambahkan banyak persoalan yang harus dikomunikasikan antara pemerintah, operator penerbangan dan dinas perhubungan, sehingga arahan dari pemerintah perlu didengar dan tidak boleh seenaknya beroperasi.

“Jadi kalau operator penerbangan seenaknya saja masuk, itu tidak bisa di sini karena ada yang atur. Untuk itu, saya harap pertemuan berikutnya bisa dihadiri seluruh operator penerbangan,” tutupnya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Operator Penerbangan Diminta Antisipasi Arus Barang