Bagaimana Bintang Empat, Persipura di TSC?

share on:
Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jafri Sastra saat memantau latihan yang dilakukan anak asuhnya di Stadion Madala Jayapura, Sabtu (7/5/2016) – Jubi/Roy Ratumakin.
Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jafri Sastra saat memantau latihan yang dilakukan anak asuhnya di Stadion Madala Jayapura, Sabtu (7/5/2016) – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi- Kekalahan 2-0 saat melawan Semen Padang dan hasil imbang di kandang membuat seluruh pecinta Persipura merasa was-was. Mampukah Persipura meraih point sempurna di kandang Persela Lamongan? Pengamat sepak bola Fernando Fairyo mengatakan Persib Bandung saja mengalami dua kali hasil imbang sudah mendapat protes dan ancaman dari menejemen Persib Bandung.

“Persib tidak mau menerima dua hasil imbang dan bobotoh mengancam pelatih mereka kalau tidak menang. Bagaimana dengan Persipura?,”kata Fernando Fairyo dalam pesan singkatnya kepada Jubi, Minggu (22/5/2016)

Dia mengatakan bobotoh supporter Persib Bandung sangat menginginkan kemenangan dan bukan hasil imbang.

Sementara itu PSM Makassar langsung mencoret pelatih PSM belum lama ini memecat Luciano Leandro, karena PSM Makassar kalah di kandang Perseru Serui. Menejemn PSM langsung menunjuk Tony Ho sebagai pelatih caretaker. Namun untuk laga kontra Barito Putera, asisten pelatih Budiardjo Thalib akan mendampingi tim, karena Tony belum bisa merapat dalam waktu dekat.

PSM Makassar juga telah melakukan pendekatan dengan mantan pelatih Persipura Jacksen F Tiago sebab saat ini pelatih asal Brasil itu tidak lagi menukangi Penang FA.

Pengamat sepak bola dan mantan pelatih PON Papua Daniel Womsiwor mengatakan butuh tiga laga kandang dan dua laga away baru bisa menilai kinerja dan melakukan evaluasi pelatih Jafri Sastra.”Tiga lawan awal ini belum bisa menjadikan referensi untuk penentuan gelar juara ISC 2016,”tulis Womsiwor dalam pesan singkatnya Minggu(22/5/2016) kepada Jubi.

Tak heran kalau pelatih kepala Persipura Jafri Sastra terus membenahi kelemahan Persipura, sebab dalam laga melawan Semen Padang masih terdapat kesalahan salah passing maupun kontrol bola. Apalagi selama ini belum pernah meraih kemenangan sempurna di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, membuat Persipura Jayapura terus berbenah. Pelatih Persipura, Jafri Sastra, pun terus mengutak-atik komposisi pemainnya agar bisa tampil lebih solid lagi.

Mutiara Hitam baru saja kedatangan pemain asing berpaspor Timor Leste, Fernandes Thiago Oliveira. Thiago menggantikan Sengbah Kennedy yang didepak dari tim karena dianggap tidak disiplin.

“Saya akan melakukan perubahan kerangka tim. Ada beberapa pemain asing (pengganti Sengbah Kennedy) yang harus segera menyatu dengan tim, kami harus bisa lebih bagus dibandingkan sebelumnya,” kata Jafri.

“Saya ingin dia (Thiago) mengangkat tim ini karena pemain asing skillnya harus di atas pemain lokal. Sepintas, dia punya kemampuan yang cukup baik,” tambahnya.

Sementara itu asisten pelatih Persela Lamongan Didik Ludianto menilai pertarungan antara Laskar Joko Tingkir dan Persipura Jayapura di Stadion Surajaya, Senin (23/5/2016) malam WIB, bakal berlangsung sengit.

Persela dan Persipura belum mendapatkan hasil meyakinkan di tiga pertandingan awal Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Dibandingkan Persipura yang sudah mengemas dua poin, Persela hingga kini belum mendapatkan satu angka, dan berada di dasar klasemen.

“Kami adalah dua tim terluka. Tapi Persela jauh lebih terluka. Kami jatuh ke dalam jurang yang dalam. Kami harus bisa menang, selain bisa memotivasi pemain, kemenangan nanti juga bisa menjawab keraguan pendukung kami,” ujar Didik dilansir laman Surya.

Didik optimistis Persela mampu mendulang angka penuh, berkaca dari pertemuan mereka di musim 2013 dan 2014. Saat itu, Persela sukses mengalahkan tim Mutiara Hitam 1-0 dan 2-0.

“Saya masih ingat, saat itu Persela menjadi tim dari sedikit klub yang bisa mengalahkan Persipura. Persipura kan juara saat itu. Sebuah hasil yang membuktikan bahwa Persela memang patut diperhitungkan,” kenang Didik.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bagaimana Bintang Empat, Persipura di TSC?