Pembangunan Infrastruktur Difokuskan di Muara Tami

share on:

 

Kepala Dinas PU Kota Jayapura, Nofdi J. Rampi - Jubi/Enrico
Kepala Dinas PU Kota Jayapura, Nofdi J. Rampi – Jubi/Enrico

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura akan memfokuskan pembangunan infrastruktur ke Distrik Muara Tami.

Pasalnya setelah jembatan Hamadi-Holtekamp selesai dibangun (diperkirakan tahun 2017 atau 2018), distrik tersebut akan menjadi tempat hunian baru bagi masyarakat kota ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Jayapura, Nofdi J. Rampi di ruang kerjanya, Senin (22/5/2016) mengatakan topografi di empat distrik—Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura dan Heram bergunung-gunung sehingga tempat hunian terbatas.

“Jika dipaksakan membangun perumahan di daerah perbukitan yang menjadi daerah resapan air, maka akan menimbulkan dampak lingkungan yang besar,” katanya.

Maka dari itu, Distrik Muara Tami dijadikan daerah pengembangan untuk hunian masyarakat. Dengan demikian infrastrukturnya harus ditata baik.

“Pemenuhan kebutuhan infrastruktur sudah harus dilakukan dari sekarang,” katanya.

Ia melanjutkan bahwa pihaknya juga menata infrastruktur jalan, air bersih dan sanitasi.

Ia bahkan yakin penyiapan infrastruktur dengan akselerasi yang terukur dan cepat, Muara Tami akan menjadi konsep pembangunan infrastruktur yang modern.

“Kami menata infrastrukturnya lebih bagus karena tingkat hunian masyarakat jaraknya masih jauh. Di sana daerah datar maka jalan lingkungan akan dibangun selebar 6 meter,” katanya.

Masyarakat Muara Tami menyambut baik rencana Pemkot Jayapura tersebut. Kepala Distrik Muara Tami, Supriyanto mengatakan pembangunan infrastruktur sangat diharapkan dan bersinergi dengan kebijakan nasional.

“Masyarakat sangat siap. Kita juga perlu dukungan dari semua lapisan seperti tokoh masyarakat dan tokoh adat agar pada saat pengerjaan jalan tidak ada masalah hak ulayat agar pembangunan Muara Tami dapat berjalan dengan baik,” katanya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pembangunan Infrastruktur Difokuskan di Muara Tami