Persipura Melawan Ego

share on:
Para pemain Persipura usai melawan Bali United beberapa waktu lalu di Stadion Mandala Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.
Para pemain Persipura usai melawan Bali United beberapa waktu lalu di Stadion Mandala Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Stadion Surajaya Lamongan menyisakan kepedihan bagi tim Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura. Bagaimana tidak, pada kompetisi ISL dua tahun lalu, Persipura harus menunda pesta juara ISL untuk keempat kalinya dimana Boaz Solossa dan kawan-kawan harus kalah 0-1 dari tuan rumah Persela Lamongan. Atas kekalahan tersebut, Madura United menjadi lumbung gol bagi pasukan Jacksen Tiago kala itu dan meraih gelar juara di kadang Madura United.

 

Setelah dua tahun tidak bersua, kali ini Persipura harus kembali bertandang ke kadang Lamongan. Memori dua tahu lalu tersebut apakah akan terulang kembali? Ataukan Persipura berusaha untuk mematahkan memori tersebut dengan sebuah kemenangan?

Apakah ego yang menjadi beban pasukan Merah Hitam tersebut? Mantan pemain Persipura era 1970 an Nico Dimo mengatakan tim  berjuluk Mutiara Hitam berharap pemain senior harus meninggalkan rasa ego mereka sehingga tidak berpengaruh pada pemain-pemain yunior.

“Jika ingin terus maju maka Persipura harus melakukan langkah-langkah perbaikan terutama koordinasi antara lini dengan pemain yunior,” katanya.

Dirunut dari laga kandang dan away Persipura di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016, Persipura belum sama sekali meraih kemenangan alias meraih tiga angka. Kemerosotan Persipura tersebut membuat tim yang disegani di Indonesia tersebut akhirnya dianggap remeh oleh lawan-lawannya.

Warning pun dilayangkan oleh Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano bahwa apabila sang mentor Jafri Sastra tak mampu memberikan kemenangan bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan maka sang pelatih dan jajarannya akan dievaluasi secara menyeluruh.

Kemenangan harus dirah pada pecan ke empat TSC A 2016 ini. Persiapan di Batu Malang pun dirasa cukup dan ada progress untuk meraih hasil maksimal. Jafri Sastra mengatakan bahwa sejauh ini persiapan tim di Malang cukup baik, berjalan dengan lancar. Persipura juga telah melakukan serangkaian ujicoba disana.

“Kami dari tim pelatih melihat ada perubahan dari persiapan yang kami jalani. Kami berharap semoga apa yang kami pelajari dan latihan di Malang bisa diterapkan pada pertandingan nanti melawan Persela,” katanya.

Jafri menambahkan kondisi pemain secara keseluruhan memang baik namun ada beberapa pemain yang masih dalam proeses penyembuhan dari cidera. “Boaz sudah berangsur pulih, hanya Bio dan Thiago yang masih alami cidera dan gangguan. Bio hari ini direncanakan untuk MRI cidera di telapak kakinya sementara Thiago proses penyembuhan luka lecet di tumit kanan. Pada prinsipnya kita siap hadapi pertandingan melawan Persela nanti,” ujarnya.

Guna melihat sejauh mana perkembangan dari Persipura, Ketua Umum Persipura Benhur Tommy Mano dikabarkan akan hadir langsung di Stadion Surajaya Lamongan untuk memastikan kemenangan klub kebanggan masyarakat Kota Jayapura tersebut.

“Ketua umum Persipura dipastikan hadir di Stadion Surajaya Lamongan untuk menyaksikan laga tersebut, BTM berharap tim bisa bermain maksimal dan meraih hasil positif,” kata Media Officer Persipura Jayapura Bento Madunun kepada media ini melalui pesan singkatnya.

Sekedar diketahui, Persela Lamongan akan menjamu Persipura Jayapura yang akan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televise dimana kick off 19.00 WIB yang akan dipimpin oleh wasit Hadiyana asal bekasi. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Persipura Melawan Ego