Proyek Saluran Air Kepulauan Cook Dihentikan Karena Masalah Lahan

share on:
Kontraktor Te Mato Vai yang sedang bekerja untuk proyek pemasangan saluran air bersih di Rarotonga, Kepulauan Cook - Phillipa Webb / Cook Islands News
Kontraktor Te Mato Vai yang sedang bekerja untuk proyek pemasangan saluran air bersih di Rarotonga, Kepulauan Cook – Phillipa Webb / Cook Islands News

Jayapura, Jubi – Sebuah proyek besar pembangunan saluran air bersih bernilai $ US 40 juta di Kepulauan Cook terpaksa dihentikan karena masalah pembebasan lahan. Kontraktornya, Te Mato Vai di Rorotonga akhirnya meninggalkan proyek tersebut.

Laporan sebelumnya menyebutkan saat ini pasokan air untuk penduduk di Rarotonga tidak diobati. Melihat kondisi itu, kontraktor Te Mato Vai bermaksud memperbaiki situasi itu. Jika proyeknya rampung, semua properti proyek akan diberikan kepada warga setempat bersamasn dengan air minum bersih itu.

Pekerjaan proyek ini berhenti pada tahun lalu setelah pemilik tanah di Titikaveka tidak mengizinkan tanahnya dibuldozer untuk membuat jalan bagi pipa air. Pemilik tanah mengatakan pihak kontraktor tidak berkonsultasi dengan baik.

Pada bulan Desember, kontraktor CCECC dari Cina meninggalkan negara itu dengan menyisahkan pekerjaan yang belum selesai dan minggu ini pemerintah terpksa menghentikan kontraktor lain, Kupa Teknik dan Air, atau KEW.

Penghentian itu dilakukan pasalnya pemerintah mengungkapkan bahwa kondisi itu bisa membuat mereka harus menghadapi masalah lebih jauh dari awal proyek.

Direktur Manager KEW, Latu Kupa, mengatakan masalah lahan itu adalah hanya bisa diselesaikan oleh pemerintah dan pemilik tanah. Pemerintah mengatakan lebih dari 90Y persen tahap pertama telah selesai dan perusahaan Cina telah menyelesaikan sebagian dari kontrak. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Proyek Saluran Air Kepulauan Cook Dihentikan Karena Masalah Lahan