Demonstrasi PNG Tersebar Hingga Ke Banyak Provinsi

share on:
Masyarakat PNG yang ikut alam reli di Papua Nugini - RNZI / Johnny Blades
Masyarakat PNG yang ikut alam reli di Papua Nugini – RNZI / Johnny Blades

Jayapura, Jubi – Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Perdana Menteri Papua Nugini kian menyebar luas hingga ke berbagai provinsi di negara tersebut.

Protes yang kian meluas itu mendapat dorongan melalui kampanye membangun kesadaran nasional yang dilakukan mahasiswa untuk mendesak Peter O’Neill agar menanggalkan jabatannya dan hadapi proses hukum atas kasus yang melilitnya. Ia diduga terlibat lebih dari satu kasus penipuan.

Sekitar lima ribu mahasiswa Universitas PNG di Port Moresby telah memboikot kelas selama satu bulan.

Dalam perjalanan protes itu, para mahasiswa telah diadu domba. Bukan hanya dengan pemerintah tetapi juga pihak manajemen Universitas PNG. Namun, mahasiswa tetap pada komitmen mereka dan tidak mundur.

Mahasiswa perguruan tinggi terbesar berikutnya di PNG yang ikut melakukan protes tersebut adalah Universitas Teknologi di Lae, meskipun mereka tak menghadapi upaya adu domba dari manajemen lembaganya.

Pada pekan terakhir, kelompok mahasiswa dari kedua lembaga–UPNG dan Univesitas Teknologi–telah melakukan perjalanan kembali ke provinsi dari kota-kota utama di PNG untuk membangun kesadaran publik tentang isu-isu yang mereka protes.

Di provinsi Madang di pantai utara, mahasiswa menggelar unjuk rasa besar di kota Madang. Catatan pengamat mengatakan aksi berjalan baik dan damai.

Ada juga mobilisasi serupa di ibukota provinsi di wilayah dataran tinggi PNG selama beberapa hari terakhir.

Di Mt Hagen, salah satu pemimpin mahasiswa memperingatkan penduduk setempat bahwa penolakan terhadap perdana menteri itu untuk mempertanyakan kasus penipuan yang menimpanya dan itu memberikan preseden yang berbahaya.

“Jika perdana menteri mencoba untuk terima dan jalani hukum yang berlaku, maka anggota parlemen, anggota yang terlibat dan berada di bawah perdana menteri juga akan jalani hukum,” katanya kepada kerumunan, seperti dikutip dari Radio New Zealand, Sabtu (28/5/2016). “Dan kemudian rantai reaksi akan muncul bahkan ke tingkat akar rumput. Kemudian akan ada masyarakat tanpa hukum.”

Ratusan warga di Highlands Timur, Western Highlands, dan provinsi Enga telah turun jalan untuk mendukung ajakan mahasiswa yang menuntut pengunduran diri Peter O’Neill.

Di provinsi dataran tinggi yang lain, Simbu, sekitar 6.000 orang menghadiri forum yang membahas keprihatinan tentang perdana menteri mereka yang telah menolak untuk diselidiki atas kasus penipuan tingkat tinggi.

Laporan media sosial yang telah bermunculan menunjukkan bahwa demonstran lain melakukan pemblokiran jalan utama PNG, Dataran Tinggi Highway, jika perdana menteri tidak mengundurkan diri.

Menanggapi tuntutan mahasiswa untuk pengunduran dirinya, Peter O’Neill awal pekan kemarin menunjukkan bahwa dirinya tidak berniat meninggalkan jabatannya, dengan alasan bahwa apa yang diangkat dalam aksi protes belum ada putusan pengadilan. (*)

Tags:
Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Demonstrasi PNG Tersebar Hingga Ke Banyak Provinsi