Lima Ibu Hamil Positif HIV/AIDS, Satu Melahirkan, Anaknya Negatif

share on:
Kepala Pusat Kesehatan Reproduksi Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Inge Silvia - Jubi/Ans Kobun
Kepala Pusat Kesehatan Reproduksi Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Inge Silvia – Jubi/Ans Kobun

Merauke, Jubi – Kepala Pusat Kesehatan Reproduksi Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Inge Silvia mengatakan, dari lima ibu hamil yang dinyatakan positif HIV/AIDS, satu telah melahirkan dan anaknya negatif atau tidak terjangkit HIV. Karena selama hamil, ibu tersebut rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengkonsumsi obat ARV guna menghambat pertumbuhan penyakitnya.

“Ya, mereka mengetahui positif terjangkit penyakit setelah melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas,” ujar Inge kepada Jubi di kantornya Senin (31/5/2016).

Menurut dia, lima ibu hamil yang positif HIV/AIDS itu, masih dalam usia produktif.

Diakui jika saat melakukan pemeriksaan kesehatan, ditangani khusus oleh dokter. Tidak sembarangan orang memeriksa mereka hingga sampai melahirkan. Dan, aturannya,  ibu bersangkutan harus melahirkan di rumah sakit. Maksudnya agar lebih memudahkan dalam melakukan kontrol. Selain kontrol terhadap ibunya,  juga bayinya. Apalagi dinyatakan negatif, maka harus dipisahkan dari ibunya  sementara waktu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Stevanus Osok meminta kepada semua orang agar melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk pengambilan darah. Itu bertujuan agar  bisa memastikan seseorang dalam keadaan sehat atau tidak.

Ditambahkan, prevalensi penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Itu karena adanya kesadaran masyarakat untuk waspada terhadap penyakit dimaksud. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Lima Ibu Hamil Positif HIV/AIDS, Satu Melahirkan, Anaknya Negatif