OAP Di Kampung Kaiburse Siap Buka 50 Hektar Sawah

share on:
Ilustrasi panen padi di Merauke - Jubi/Ans K
Ilustrasi panen padi di Merauke – Jubi/Ans K

Merauke, Jubi – Masyarakat di Kampung Kaiburse, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, siap membuka lahan seluas kurang lebih 50 hektar untuk ditanami padi. Jika tidak ada halangan, kegiatan pembukaan lahan tahun ini sudah mulai dilakukan.

Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Marind Kaiburse, Paulus Samkakai kepada Jubi Senin (31/5/2016) mengatakan, selama ini, masyarakat setempat yang umumnya adalah Orang Asli Papua (OAP) sudah membuka lahan pertanian padi, hanya skalanya masih kecil.

“Saya sudah bertemu dengan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko terkait rencana pembukaan lahan tersebut dan direspon positif. Masyarakat mengharapkan tahun ini, pembukaan lahan sudah  bisa dilakukan,” katanya.

Untuk lahan, demikian Paulus, tidak ada persoalan. Karena masyarakat telah menyediakan. Namun, diharapkan peralatan untuk pembukaan lahan dari pemerintah termasuk persiapan lain termasuk bibit padi.

“Kami telah bersepakat di kampung juga untuk bekerjasama dengan beberapa warga eks transmigrasi mengolah lahan seluas 50 hektar. Karena mereka sudah mempunyai pengalaman dan tentu bisa mendampingi masyarakat lokal kedepan,” tuturnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Moses Kaibu yang dimintai komentarnya mengatakan, jika ada keinginan masyarakat seperti demikian, apalagi Orang Asli Papua, maka pemerintah harus meresponi dengan cepat.

“Ya, tentunya yang diharapkan adalah pendampingan melekat kepada mereka mulai dari pembukaan lahan, persiapan bibit hingga penanaman dan perawatan. Dari situ, warga setempat akan belajar tentang bagaimana menanam dan merawat padi yang baik,” katanya. (*)

 

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  OAP Di Kampung Kaiburse Siap Buka 50 Hektar Sawah