Harga Telur Normal, Pembeli Sepi

share on:
Muriah (50), pedagang telur ayam di pasar Youtefa - Jubi/Enrico Karubuy
Muriah (50), pedagang telur ayam di pasar Youtefa – Jubi/Enrico Karubuy

Jayapura, Jubi – Meski mengalami kenaikan harga di tingkat distributor, harga telur ayam masih dijual dengan harga biasa. Harga telur satu rak masih dijual sekitar Rp 58 ribu di Pasar Regional Youtefa, Jayapura.

Muriah (50), salah seorang pedagang telur ayam, mengatakan, harga telur ayam ecerannya dijual seharga Rp 2 ribu per butir sedangkan 1 rak yang berisi 30 butir telur dijual seharga Rp 58 ribu yang besar. Untuk telur yang kecil-kecil harganya Rp 55 ribu per rak.

Walau pun harganya masih normal, namun ia mengeluhkan sepinya pembeli telur saat ini di pasar Youtefa. Jika tadinya ia bisa menjual sekitar 10-15 rak per hari, kini ia hanya bisa menjual hanya sekitar 5-7 rak sehari.

“Ini juga sampai sekarang belum ada yang beli pak,” ujar Muriah kepada Jubi di Pasar Youtefa, Rabu (1/6/2016) siang.

Pengambilannya, imbuhnya, mengalami kenaikan namun penjualannya masih tetap di harga Rp 58 ribu per rak. Sebelumnya harga telur berkisar Rp 56 ribu hingga Rp 57 ribu.

Selain menjual telur ayam, ia juga menjual telur asin yang dijual seharga Rp 100 ribu per rak. Untuk telur asin mentah harganya dijual Rp 95 ribu, sedangkan per butir dijual Rp 4 ribu.

Menurutnya, kenaikan di distributor terjadi karena pasokan telur yang dikirim dari pulau Jawa ini kosong.

“Sepi mas kalau keadaan begini, ini belum ada pemasukan ini telurnya belum laku. Mungkin ada orang demo-demo kah,” ujar Muriah.

Hasan (30), salah seorang pembeli telur mengaku senang berbelanja di pasar Youtefa karena harganya lebih murah daripada harga supermarket atau mall. Ia membeli telur asin 3 butir seharga Rp 10 ribu.

Hanya saja, kata Hasan, belanja di supermarket lebih bersih dan simpel daripada di pasar tradisional. Kalau di pasar Youtefa mengalami banjir sehingga mempersulit orang yang berbelanja. Namun, untuk harganya lebih murah di pasar Youtefa.

“Dibanding dulu, sekarang lebih bagus. Biasanya kan jalan macet di depan situ sekarang sudah tidak. Sekarang ya mending cuman banjirnya. Mudah-mudahan tahun ke depan lebih bagus, enggak ada banjir-banjir gitu,” ujarnya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Harga Telur Normal, Pembeli Sepi