Kesehatan Ibu dan Anak Menjadi Perhatian Serius

share on:
Ilustrasi ibu dan anak – Jubi/Dok.
Ilustrasi ibu dan anak – Jubi/Dok.

Jayapura, Jubi – Program kesehatan Ibu dan Anak menjadi perhatian serius Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Fernando Yansen Tinal. Dalam dengar pendapat dengan Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), anggota DPRP itu menemukan masih banyak yang harus dilakukan.

“Untuk itu, hasil diskusi ini akan menjadi bahan masukan bagi kami di DPRP khususnya di Komisi V agar kedepannya bisa menjadi pembahasan dalam membuat regulasi-regulasi serta bisa menjadi bahan acuan mana regulasi yang sudah berjalan dan mana regulasi yang belum berjalan dengan,” katanya kepada wartawan, Rabu (1/6/2016) di Jayapura.

Fernando menambahkan, target program kesehatan ibu dan anak itu adalah untuk meningkatnya ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi seluruh masyarakat dalam program gizi serta kesehatan ibu dan anak.

Selain itu menurut Fernando, dalam diskusi tersebut juga pihaknya mendapatkan berbagai masukan dari segi administrasi, segi pembiayaan, serta sosialisasi kesehatan yang dilakukan di daerah-daerah yang sulit terjangkau.

“Kami juga membahas tentang kejadian-kejadian luar biasa seperti kasus Nduga dan Muntaber di beberapa daerah. Sebenarnya masalah tersebut dapat dicegah lebih dini namun karena kesiapan dari para tenaga medis baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang kurang siap sehingga hal tersebut berlarut-larut,” katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) Provinsi Papua, Agus Raprap mengatakan pembahasan tentang ibu dan anak tidak terlepas dari program Gubernur Papua tentang 1000 hari kehidupan.

“Jadi beberapa hari sebelum bayi lahir, itu kita sudah interfensi termasuk sampai dengan lahir dengan harapan anak itu nanti tumbuh sehat,” katanya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kesehatan Ibu dan Anak Menjadi Perhatian Serius