Papua Bakal Kebagian Rumah Dari Kementerian PUPR

share on:
Ilustrasi Perumahan Rakyat - Opini.id
Ilustrasi Perumahan Rakyat – Opini.id

Jayapura, Jubi – Provinsi Papua tahun ini bakal kebagian rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat program satu juta rumah.

Direktur Pola Pembiayaan Perumahan Ditjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Didik Sunardi, di Jayapura, Rabu (1/6/2016) mengatakan 2016, pihaknya akan membangun satu juta rumah di seluruh Indonesia termasuk Papua.

“Hal ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan rumah layak huni mengingat hingga kini sebanyak 22591 rumah tangga yang belum rumah layak huni,” katanya.

Ia menjelaskan, program satu juta rumah terdiri dari 700 ribu unit yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 300 ribu unit bagi masyarakat yang bukan MBR.

“Ini dicanangkan untuk memenuhi kebutuhan bagi rumah tangga yang saat ini belum memiliki rumah dan secara nasional mencapai 13,5 juta rumah tangga pada 2014, sementara pertambahan kebutuhan rumah karena adanya rumah tangga baru diperkirakan sebanyak 800 unit per tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial dan Permukiman Provinsi Papua Calvyn A Kobis menjelaskan, kegiatan yang digelar oleh Kementerian PUPR merupakan kegiatan strategis karena secara nyata dapat melihat kondisi geografis di Papua yang tentunya berbeda dengan daerah lain di Indonesia.

“Kami menyadari, rumah ini kan kebutuhan dasar manusia yang juga menjadi hak dasar bagi penduduk Indonesia, termasuk di Papua,” kata Calvyn.

Menurut ia, pembangunan perumahan di Papua juga menjadi perhatian mengingat pihaknya juga menargetkan 13 ribu hingga tahun 2018.

“Sejauh ini pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terus berupaya secara maksimal dengan memberikan pelayanan maksimal, hal ini juga dikarenakan anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Untuk itu, ujar Calvyn, Pemerintah Provinsi Papua sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat dalam pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Pemprov mengharapkan kontribusi dari pelaku pengembang perumahan bersama-sama mencari solusi untuk penyelesaian pembangunan perumahan di Papua,” katanya.

Dia menambahkan pemberian bantuan teknis merupakan momentum yang tepat dan dapat memberikan pencerahan serta menyamakan visi dalam pembangunan perumahan dan permukiman di Provinsi Papua.

“Kami harap program pembangunan perumahan dan permukiman kedepan dapat disinkronkan dengan visi misi pembangunan daerah, dimana sektor lainnya juga harus menjadi perhatian, karena tidak bisa terpisahkan,” tutupnya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Papua Bakal Kebagian Rumah Dari Kementerian PUPR