Dinas Kesehatan: Korban Meninggal DBD di NTB 22 Orang

share on:
Ilustrasi - kicknews.today
Ilustrasi – kicknews.today

Mataram, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat, drg Eka Junaidi , mengatakan korban meninggal akibat penyakit demam berdarah Dengue di daerah ini terus bertambah menjadi 22 orang.

“Setiap hari jumlah kasus yang ditemukan semakin bertambah. Bahkan, sampai tanggal 1 Juni ini sudah ada 22 orang yang meninggal dunia,” kata Eka Junaidi di Mataram, Jumat (3/6/2016).

Ia mengaku prihatin dengan terus bertambahnya korban akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD), karena jumlah kasus yang ditemukan saat ini sudah mencapai 2.064 kasus se-NTB.

Padahal, pada tanggal 19 Mei, jumlah DBD sebanyak 1.939 kasus dengan korban meninggal dunia mencapai 19 orang. Namun saat ini sudah bertambah menjadi 2064 kasus dengan 22 orang meninggal dunia.

Ia menyebutkan dari 10 kabupaten/kota di NTB, Kota Mataram masih yang tertinggi penderita DBD, dari 589 kasus bertambah cukup signifikan menjadi 643 kasus pada awal Juni dengan korban meninggal dunia masih tetap sama 7 orang.

Sementara, di tempat kedua tertinggi di Kabupaten Lombok Timur dari 535 kasus meninggal, 6 orang meninggal dunia pada bulan Mei, kini pada bulan Juni bertambah menjadi 575 kasus dan 7 orang meninggal dunia.

Menurut Eka, penyebab utama korban meninggal dunia masih terus bertambah karena masyarakat masih kurang menjaga lingkungan dan terlambat di bawa ke rumah sakit, sehingga banyak penderita DBD dibawa ke puskesmas atau rumah sakit saat sudah kondisinya parah.

“Kebanyakan yang meninggal dunia ini terlalu lama dirawat di rumah, setelah kondisinya parah baru mereka dibawa ke rumah sakit, sehingga nyawanya sudah tidak tertolong lagi,” ujarnya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dinas Kesehatan: Korban Meninggal DBD di NTB 22 Orang