Penunjukan Dirut Bank Papua Masih Tunggu Pengajuan Nama

share on:
Kantor Pusat Bank Papua – Jubi/Doc
Kantor Pusat Bank Papua – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Penunjukan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua yang baru masih menunggu pengajuan tiga nama dari Komisaris Bank Papua, untuk selanjutnya menjalani tes kepatutan dan kelayakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami masih menunggu pengajuan nama dari komisaris. Pengajuan ini akan dilakukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, yang nantinya dihadiri seluruh pemegang saham,” kata Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, Minggu (5/6/2016).

Mengenai tiga nama, Hery mengaku belum bisa memprediksi kapan pelaksanaan RUPS Luar biasa akan digelar. Namun ia berharap secepatnya bisa dilaksanakan, sebab perusahaan BUMD ini mesti kembali eksis menghadapi ketatnya persaingan di dunia Perbankan.

“Kami harap secepatnya, karena Bank Papua mesti segera berbenah. Paling tidak setiap target yang ditetapkan pemegang saham harus dipenuhi. Akan jauh lebih baik bila melebihi target yang ditetapkan,” ujarnya.

Sebelumnya, salah satu rekomendasi dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Papua yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, adalah menonaktifkan direktur Utama Bank Papua, Johan Kafiar dan Direktur Pemasaran Regina Aryesam dan menunjuk Plt Dirut dan Direktur Pemasaran kepada Sharly Parrangan yang juga Direktur Umum dan Operasional Bank Papua selama ini.

“Secara umum pemegang saham, menerima laporan keuangan kami dengan baik tapi menyoroti tajam kinerja Bank Papua tahun 2015 dan juga membawa perubahan struktur khususnya direksi,” kata Sharly Parrangan kepada wartawan, Senin (23/5/2016)

Sharly mengaku ditunjuk sebagai Plt Dirut dan Direksi Pemasaran. Ia akan menunggu penunjukan melalui RUPS luar biasa yang merupakan kewenangan dari Gubernur Papua.

“Itu semua kembali ke Gubernur untuk melakukan penggantiannya, kapan itu akan berserah kepada Gubernur sebagai Pemegang Pengendali Saham,” tambahnya.

Terkait dengan penggantian nama, Sharly mengungkapkan semua pemegang saham tak menyentuh hal tersebut dan akan dibicarakan pada RUPS luar biasa.

Sharly juga mengatakan rencana penggantian direksi yang memasuki masa pensiun juga belum mendapatkan respon resmi. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Penunjukan Dirut Bank Papua Masih Tunggu Pengajuan Nama