Minuman kedaluarsa, Distributor Harus Ditindak Tegas

share on:
Petugas BPOM Perwakilan Merauke sedang memeriksa minuman dalam kardus yang sudah kedaluarsa. Jubi/Frans L Kobun
Petugas BPOM Perwakilan Merauke sedang memeriksa minuman dalam kardus yang sudah kedaluarsa. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Moses Kaibu meminta kepada instansi terkait agar mengeluarkan surat dan memberikan teguran keras kepada distributor yang menyimpan 202 kardus minuman mineral di gudangnya di Jalan Husein Palela.

“Saya kira langkah yang dilakukan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Perwakilan Merauke sudah sangat tepat dan patut diberikan apresiasi. Karena berhasil melakukan sidang dan menemukan ratusan kardus berisi air mineral dalam botol. Ya, kalau tidak ada sidak, tak menutup kemungkinan bisa dijua,” ujar Moses kepada Jubi Selasa (7/6/2016).

Selain tindakan tegas yang diberikan, demikian Kaibu, juga pajak pembayaran barang-barang  yang dipasok dari luar, dinaikan lebih tinggi. Ini sebagai salah satu bentuk pembelajaran bagi distributor bersangkutan. Sehingga sadar dan tidak mengulangi perbuatan dengan menimbun minuman kedaluarsa.

“Ya, kalau minuman yang ada diedarkan ke kampung-kampung, masyarakat tidak melihat tanggalnya lagi. Tetapi langsung buka sekaligus diminum. Ini harus dijaga dan diantisipasi agar kejadian dimaksud tidak terulang di waktu mendatang,” pintanya.

Kepala BPOM Perwakilan Merauke, Heriyanto Baan menegaskan, pihaknya telah mengultimatum kepada distributor agar  memindahkan 202 kardus berisi minuman mineral, sekaligus dilakukan pemusnahan. Tidak boleh di simpan terlalu lama.

Selain itu, katanya, minuman yang ada tak boleh digabungkan dengan barang-barang lain di gudang. Maksudnya menjaga agar tidak diambil dan diedarkan kepada konsumen. “Saya minta segera diberikan laporan tentang rencana pemusnahan. Sehingga BPOM juga dapat  hadir sekaligus menyaksikan,” pintanya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Minuman kedaluarsa, Distributor Harus Ditindak Tegas