Tanjung Elmo Tetap Dijadikan Ruang Publik

share on:
Tampak jalan dan puing-puing bangunan di kawasan eks lokalisasi Tanjung Elmo, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua – Jubi/Engel Wally
Tampak jalan dan puing-puing bangunan di kawasan eks lokalisasi Tanjung Elmo, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua – Jubi/Engel Wally

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua tetap menjadikan kawasan eks lokalisasi Tanjung Elmo, Distrik Sentani Timur untuk menjadikan ruang terbuka untuk publik.

Pemkab Jayapura pun menggusur sejumlah bangunan yang tak memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan) di kawasan tersebut.

Bupati Jayapura Matius Awoitau dalam suatu kesempatan mengatakan kawasan yang digunakan sebagai tempat prostitusi terbesar di Papua ini dalam perkembangannya tidak menghasilkan sesuatu bagi pengembangan daerah. Malah sebaliknya, membuat perpecahan bagi keluarga akibat penyebaran penyakit menular seksual.

“Langkah kongkret sudah kita ambil, dengan meulangkan semua pekerja seks komersial (PSK) ketempat asalnya kembali. Lalu menertibkan bangunan yang tak memiliki izin, baik bangunanannya dan juga tempat usahanya. Setelah hal ini dilakukan maka tempat ini akan dijadikan ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat umum,” kata Bupati Matius.

Ia mengatakan Kabupaten Jayapura mempunya dia agenda tahunan yaitu festival budaya untuk mendukung sektor wisata.

“Melalui perusahaan daerah kita akan coba mencari investor untuk menanamkan modalnya guna membangun tempat ini yang dapat mendukung sektor pariwisata. Degan demikian ada sumber pendapatan lain bagi daerah untuk terus melaksanakan pembangunan di daerah ini,” katanya.

Ketua Forum Kota (Forkot) Sentani Denix Felle meminta agar Tanjung Elmo benar-benar menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap benar-benar terbukti dan bermanfaat bagi masyarakat, jangan sampai tidak digunakan kembali lalu ditelantarkan. Kalau soal bangunan yang dinyatakan legal di tempat tersebut, hal ini harus disamaratakan dengan bangunan, ruko yang ada di jalur perkotaan sehingga benar-benar adil,” kata Denix. (*)

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Tanjung Elmo Tetap Dijadikan Ruang Publik