PKK Harus Menjadi Corong Pembangunan di Papua

share on:
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak RI, Yohana Yambise saat berdialog dengan ibu-ibu di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya – Jubi/Roy Ratumakin.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak RI, Yohana Yambise saat berdialog dengan ibu-ibu di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya – Jubi/Roy Ratumakin.

Mulia, Jubi – Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Hery Dosinaen akhirnya meremikan kegiatan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke 44 tahun 2016 yang berlangsung di lapangan Tugu Penampakan Roh Kudus, Kamis (9/6/2016) di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Sekda Hery dalam sambutannya mengatakan dengan dilaksanakannya kegiatan BBGRM dan HKG PKK dirinya berharap masyarakat yang ada di Kabupaten Puncak Jaya dapat bersatu padu untuk membangun kabupaten tersebut lebih baik lagi.

“Kita harus sama-sama bergandengan tangan untuk membangun kabupaten ini lebih baik lagi dan juga sesuai dengan visi misi Gubernur Papua bahwa Papua harus bangkit, mandiri dan sejahtera,” katanya.

Dirinya juga menegaskan bahwa dengan pengalokasian dana Otsus untuk 28 kabupaten dan satu kota dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membangun masyarakat Papua agar bisa bersaing dengan wilayah-wilayah lain di Papua maupun di luar Papua.

“Kebijakan fiskal terkait dengan pengolahan dana Otsus yang selama ini hanya terpusat di provinsi akhirnya dapat dirubah namun dalam kebijakan Gubernur Lukas membagi habis kepada kabupaten/kota dengan harapan bupati dan walikota lah yang mempunyai rakyat disana,” ujarnya.

Dikatakan, pembagian dana Otsus tersebut dibagi menjadi 80 persen untuk kabupaten dan kota sedangkan 20 persen untuk provinsi dengan harapan semua pihak dapat bersinergi. Kearifan lokal yang sudah tertanam sejak leluhur hingga saat ini dan juga diterapkan dalam kehidupan keseharian.

“Kita semua tahu bahwa organisasi PKK juga sampai ke kampung-kampung. Ini menunjukan organisasi tersebut sangat besar yang begitu kuat dan berakar dari kampung, kabupaten, provinsi hingga ke Perintah Pusat. Untuk itu saya berharap agar organisasi ini tetap solid dan melaksanakan tugas-tugas dan berkoordinasi dengan SKPD-SKPD di kabupaten untuk melihat situasi masyarakat secara utuh,” katanya.

Sekda Hery juga menyampaikan bahwa dirinya berharap Bupati Puncak Jaya dapat melihat organisasi PKK dan SKPD-SKPD dilingkup pemerintah Kabupaten Puncak Jaya agar dapat bersinergi dengan organisasi PKK untuk memprogramkan kegiatan-kegiatan guna kepentingan masyarakat.

“Selama ini pemahaman orang di Pusat terhadap Papua sangat minim. Untuk itu pemerintah Provini Papua sedang membangun dan bersinergi dengan Pemerintah Pusat utuk melihat Papua secara komprehensif. Paradigma selama ini melihat Papua dalam aspek politik, ini yang harus ditinggalkan. Kita harus melihat Papua dalam berbagai aspek,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Yohana Yambise mengatakan salut dengan apa yang telah dilakukan oleh ibu-ibu penggerak PKK baik itu dari Provinsi Papua maupun Kabupaten Puncak Jaya yang selama ini telah membangun masyarakat Papua, khususnya ibu-ibu untuk bisa mandiri dalam segala aspek.

“PKK harus menjadi corong pembangunan di Papua. Ini yang harus ditingkatkan guna membangun Papua khususnya Kabupaten Puncak Jaya. Dan kepada seluruh kader-kader PKK untuk tetap bekerja dengan giat. Memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada ibu-ibu yang belum memahami atau mengerti bagaimana memajukan keluarga dan daerah lewat organisasi tersebut,” katanya.

Dalam acara tersebut juga, baik Sekda Hery Dosinaen, Bupati Kabupaten Puncak Jaya Henok Ibo dan Menteri Pemberdayaan Peremuan dan Anak memberikan bantuan kapada ibu-ibu PKK berupa alat berkebun. Keduanya juga memberikan alat tulis kepada anak-anak Paud dan TK yang ada di Kabupaten Puncak Jaya serta tidak lupa juga memberikan bantuan susu-susu kepada ibu-ibu hamil maupun menyusui. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PKK Harus Menjadi Corong Pembangunan di Papua