Di Paniai, Hasil UN SMP Lulus 100 Persen

share on:
Suasana mengikuti UN tahun ajaran 2016 di SMP YPPK Epouto, Paniai - Jubi/Abeth You
Suasana mengikuti UN tahun ajaran 2016 di SMP YPPK Epouto, Paniai – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Hasil ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Paniai, Papua dinyatakan lulus 100 persen.

“Tahun 2016 ini, ujian nasional tingkat SMP di Kabupaten Paniai lulus 100%. Kalau yang tidak lulus berarti itu bagi mereka yang tidak ikut ujian nasional,” ungkap Ketua Panitia UN tingkat Kabupaten Paniai, Naftali Tebai ketika dikonfirmasi Jubi, Senin (13/06/2016).

Naftali Tebai mengatakan, di Kabupaten Paniai memiliki 18 SMP entah negeri maupun yayasan dan juga ada tiga lembaga non formal, yakni PKBM untuk Paket B. “Mudah-mudahan kami bisa masuk dalam kategori ranking tingkat Provinsi Papua,” ujarnya.

Setiap tahun, sekolah berlomba-lomba memasang target kelulusan pada Ujian Nasional (UN). Tahun ini, target tinggi tetap dipatok sekolah meski hasil UN tidak lagi menjadi penentu utama kelulusan siswa.

Kepala Dinas P&P Paniai, Joko Supraitno mengharapkan, kelulusan murni para siswa peserta UN, bukan hanya mendapatkan nilai tertinggi. Meski demikian, setiap sekolah memang menginginkan kelulusan siswa seratus persen, tetapi bukan berarti harus berusaha mencapai dengan jalan yang tidak jujur.

“Sebab kejujuran adalah hal terpenting dalam pendidikan, karena itu kelulusan tidak boleh dicapai dengan cara curang, harus jujur dan terus belajar hingga cita-cita tercapai dengan baik, ” tegas Joko Supraitno.

Sementara itu, kepala SMP YPPK Epouto, Esau Tekege mengatakan, sekolah yang dipimpinnya masih minim dengan tenaga guru. Selama ini yang mengajari adalah guru honorer yang bukan berlatar belakang sarjana pendidikan murni.

“Kelulusan anak-anak kami hasil tangan dari tenaga honorer dari jurusan umum,, bukan dari sarjana pendidikan. Mereka mengajar semampunya, tapi hasilnya luar biasa, sudah 100 persen,” jelas Esau Tekege.

Ia mengaku, hingga saat ini sangat jarang ditemukan sarjana pendidikan murni di Paniai. “Ini tugas kita semua, orangtua, guru, pemerintah daerah melalui instansi terkait juga terlebih kepada anak-anak kita apakah mau melanjutkan studi pendidikan murni. Kalau tidak, siapa pengganti kita ini?” bebernya. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Di Paniai, Hasil UN SMP Lulus 100 Persen