Laboratorium Uji Sampel Emas Hanya Untungkan Investor

share on:
Beberapa warga mendulang emas di lokasi penambangan emas di Bombana, Sekitar 180 KM arah barat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (11/3). Sedikitnya 60 ribu warga yang melakukan penambangan di lokasi yang berukuran 3000 hektar tersebut. Menurut pemerintah setempat, dalam waktu dekat penambangan rakyat ini akan dihentikan karena merusak lingkungan. reuters/Yusuf Ahmad
Ilustrasi pertambangan rakyat di Sultra – reuters/Yusuf Ahmad

Ambon, Jubi – Laboratorium khusus untuk pengujian sampel batuan mengandung logam mulia atau emas tidak perlu dibangun di Maluku sebab hanya menguntungkan investor dan tidak membawa manfaat secara langsung bagi masyarakat.

“Sebenarnya untuk lab pemeriksaan sampel itu tidak terlalu penting karena uji laboratorium pertambangan itu bukan kepentingan masyarakat tetapi lebih mengarah kepada kepentingan investasi,” kata anggota komisi B DPRD Maluku, Samson Atapary di Ambon, Selasa (14/6/2016).

Tetapi memang beberapa tindakan yang dilakukan oleh investor bertameng uji lab lalu mengangkut sampai berton-ton material itu sudah di luar kewajaran dan merupakan sebuah tindakan pencurian, seperti yang dilakukan PT. Gemala Borneo Utama (GBU) di Pulau Romang, Kabupaten Maluku Barat Daya selama ini.

Menurut Samson, sebenarnya tidak perlu bangun lab, terserah perusahaan menguji di mana tidak jadi soal, tetapi yang penting pengetatan dalam pengawasannya karena selama ini sangat longgar, dibawa sampai berkontainer dengan alasan uji lab dan pemkab atau pemprov membiarkannya.

“Padahal ini sudah tipu-tipu yang dilakukan oleh pihak perusahaan, karena uji lab itu tidak perlu sampai banyak seperti begitu dan minimal dalam titik-titik tertentu saja diambil sampling lalu dibawa, kira-kira dalam radius berapa jaraknya ada kandungan deposit seberapa besar, ekonomis atau tidak, sudah matang atau belum dan itu sudah penuhi syarat atau tidak,” tandasnya.

Sebenarnya tidak perlu mengambil sampel hingga berton-ton jumlahnya seperti PT. GBU di Pulau Romang, karena itu sudah keluar dari mekanisme dan tidak wajar.

Dikatakan, perusahaan tambang berbeda dengan migas, karena untuk migas eksplorasinya bertahun-tahun dan itu wajar karena rata-rata beroperasi di laut lepas dan proses untuk pengambilan sampling itu tidak gampang.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Laboratorium Uji Sampel Emas Hanya Untungkan Investor