Jateng Dorong Pemda Punya Badan Usaha Desa

share on:
Ilustrasi - kknm.unpad.ac.id
Ilustrasi – kknm.unpad.ac.id

Klaten, Jubi – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong setiap pemerintah daerah mempunyai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan potensi yang ada di wilayah masing-masing sebagai upaya pengurangan angka kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, usai berkunjung di Objek Wisata Umbul Ponggok, di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Rabu (15/6/2016).

“Ini BUMDes dan penghasilannya sudah Rp5 miliar (per tahun), menurut saya ini sangat inspiratif untuk desa-desa lain agar bisa membuat BUMDes yang sama dan pariwisata menurut saya bagian yang relatif mudah dikelola,” katanya.

Ganjar mengharapkan BUMDes berupa Objek Wisata Umbul Ponggok ini akan menginspirasi desa-desa lain yang memiliki potensi wisata memperoleh pendapatan melalui pendirian BUMDes.

“Kalau desa-desa yang lain juga memiliki potensi yang bagus maka bisa dikembangkan, yang pariwisata bisa belajar di sini (Umbul Ponggok), tapi yang tidak punya potensi wisata bisa lihat daerah lain,” ujarnya.

Ganjar mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Desa Ponggok karena saham dari BUMDes berupa Objek Wisata Umbul Ponggok juga dimiliki oleh masyarakat setempat.

“Bahkan sebagian pendapatan dipakai untuk mensubsidi setiap keluarga dan ada satu mahasiswa yang kuliah serta Rp300 ribu diberikan tiap bulan, menurut saya ini luar biasa kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan,” katanya.

Objek Wisata Umbul Ponggok merupakan sebuah kolam alami dengan ukuran 50 x 25 meter berkedalaman 1,5-2,6 meter yang dikembangkan menjadi wisata snorkeling yang cukup terkenal di Kabupaten Klaten, dan sudah ada sejak zaman Belanda.

Bagian dasar kolam Umbul Ponggok masih alami berupa hamparan pasir dan bebatuan alami serta berisi ribuan ikan berbagai jenis.. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jateng Dorong Pemda Punya Badan Usaha Desa