Warga Perbatasan Sintang Dilatih Wirausaha Abon Ikan

share on:
Ilustrasi penganan ikan - grosirkeripiku.blogspot.com
Ilustrasi penganan ikan – grosirkeripiku.blogspot.com

Jakarta, Jubi – Warga di perbatasan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilatih berwirausaha abon ikan, keripik, dan berwirausaha produk turunan dari bahan tenun ikat.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS, di Jakarta, Senin (20/6/2016), mengatakan Kabupaten Sintang memiliki banyak potensi lokal yang bisa dikembangkan sebagai modal berwirausaha.

“Apalagi Sintang merupakan wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan, dan hampir di perbatasan sehingga warganya kita harapkan semakin mandiri berwirausaha,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya menggelar pelatihan dengan materi kewirausahaan terutama bidang pengolahan ikan lele menjadi abon dan keripik, serta mendesain produk tenun menjadi pakaian, tas, dan dompet.

Pelatihan vocational dilaksanakan pada pertengahan Juni 2016 di Gedung Aula CU. Keling Kumang Jl. YC. Oevang Oeray Desa Bening Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Askiman mengatakan Kabupaten Sintang memiliki potensi yang sangat luar biasa, salah satunya tenun ikat yang memiliki mutu dan nilai ekonomi yang tinggi, dan bahkan telah dikenal oleh mancanegara.

“Para perajin tenun ikat ini adalah masyarakat pedalaman suku Dayak secara turun temurun,” katanya.

Oleh karena itu pihaknya menyambut baik pelatihan ini yang diharapkan dapat mengangkat potensi daerah.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Warga Perbatasan Sintang Dilatih Wirausaha Abon Ikan