Diskoperindag Berikan Rekomendasi Bazar Antisipasi Lonjakan Harga

share on:
Ilustrasi RSUD - mengkedek.wordpress.com
Ilustrasi RSUD – mengkedek.wordpress.com

Mataram, Jubi – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram memberikan rekomendasi berbagai kegiatan bazar murah sebagai salah satu upaya antisipasi lonjakan harga jelang Idul Fitri 1437 Hijriah.

“Berbagai izin penyelenggaran bazar murah baik berupa kebutuhan pokok maupun sandang, saya berikan rekomendasi agar masyarakat bisa terbantu memenuhi kebutuhannya untuk mempersiapkan hari kemenangan,” kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram Wartan di Mataram, Minggu (26/6/2016).

Ia mengatakan, bazar-bazar yang dilaksanakan baik oleh pemerintah maupun masyarakat, seperti dari distributor, pengusaha, pasar modern maupun sejumlah organisasi muslim untuk bulan Ramadhan ini diberikan kelonggaran.

“Pasalnya bulan Ramadhan yang merupakan bulan seribu bulan ini, semua orang berniat berbuat baik untuk mencari pahala melalui berbagai kegiatan sosial, dan itu kami dukung dengan memberikan rekomendasi,” katanya.

Dikatakan, pemberian rekomendasi pembukaan bazar murah itu sekaligus menjadi upaya pemerintah menstabilkan sekaligus mengantisipasi lonjakan harga.

Upaya lainnya, pihaknya tetap melakukan komunikasi dengan para distributor serta pihak-pihak terkait lainnya, termasuk melakukan pengawasan terhadap stok kebutuhan pokok.

“Kalau distributor menyebut satu kebutuhan pokok berkurang, kami dengan cepat akan mencari tahu apa penyebabnya apakah karena pengiriman atau lainnya, agar tidak terjadi kelangkaan,” katanya.

Selain itu, tambahnya, saat ini sedang dilaksanakan pasar murah dienam kecamatan yang telah dimulai sejak Senin (20/6) dan berakhir Senin (27/6) di Kelurahan Karang Pule, Sekarbela.

Dalam pasar murah itu, Diskoperindag melibatkan 13 distributor, ritel modern seperti Alfamart, Indomaret dan “hypermart” yang menjual sembako dalam bentuk paket yang sudah disubsidi.

“Harga yang ditawarkan di pasar murah ini adalah harga distributor sehingga kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar,” katanya.(*)

Wartan mengatakan, kegiatan pasar murah tahun ini relatif lebih lengkap dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena dalam kegiatan pasar murah selain menjual gula pasir murah seharga Rp10.000 per kilogram juga dijual daging sapi dan ikan segar bersubdisi.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Diskoperindag Berikan Rekomendasi Bazar Antisipasi Lonjakan Harga